Back to Top
Tidak Makan Bubur Saat Sahur

1

Tidak Makan Bubur Saat Sahur

Agar tidak cepat lapar, sebaiknya Anda menghindari makanan yang lembek seperti bubur saat sahur. Disebutkan dr Tirta, pola makan yang baik saat puasa adalah konsumsi makanan rendah glikemik saat sahur, dan tinggi glikemik saat berbuka.

"Mengapa perlu makanan yang mengandung glikemik tinggi saat buka puasa? Asupan makanan ini penting untuk segera menaikkan kadar gula darah. Selama puasa, kuncinya yaitu konsumsilah makanan yang tinggi serat dan kandungan protein yang cukup. Selain protein, tubuh juga membutuhkan asupan lemak baik," ujar dr Tirta.

Next
Jalan-jalan Sejenak di Sore Hari

2

Jalan-jalan Sejenak di Sore Hari

Pakar metabolisme mengatakan ketika seseorang membatasi asupan makanannya, maka kadar hormon ghrelin yang berhubungan dengan nafsu makan justru akan terus meningkat. Maka dari itu, ketika puasa orang tetap dianjurkan untuk latihan fisik.

"Kami menemukan bahwa olahraga tidak akan membuat Anda lapar berlebihan atau mendorong Anda untuk makan lebih banyak. Jadi langkah ini cukup dianjurkan jika Anda tak ingin lapar terus-menerus," tutur pakar metabolisme dari Loughborough.

Next
Jangan Makan Mi Instan Saat Sahur

3

Jangan Makan Mi Instan Saat Sahur

Mi instan memang menggoda, tapi, kandungan mi seperti natrium, lemak jenuh dan MSG akan membuat Anda memiliki rasa dahaga atau rasa haus yang tinggi, tenggorokan pun akan jadi kering. Selain itu, mi instan juga membuat cepat lapar lho.

"Mi instan itu mengandung kadar glikemik yang tinggi, energi yang kita keluarkan banyak, sehingga cepat lapar," kata dr Tirta Prawita Sari, MSc, SPGK,

Next
Mengonsumsi Madu

4

Mengonsumsi Madu

Madu adalah cairan manis yang mengandung gula sampai 70-80 persen. Sisanya, adalah air, mineral, beberapa protein, asam dan partikel lainnya. Madu bagus untuk anti-bakteri, dan baik juga dikonsumsi secara rutin. Nah agar kuat berpuasa, Anda bisa makan 3 butir kurma dan 2 sendok makan madu setelah makan sahur dan begitu juga saat berbuka puasa.

Next
Tidur yang Cukup Saat Puasa

5

Tidur yang Cukup Saat Puasa

dr Andreas Prasodjo, RPSGT, mengatakan saat puasa di bulan Ramadan jam tidur pasti akan berkurang karena aktivitas makan sahur setiap malam menjelang pagi. Dengan rutinitas ini, jam tidur otomatis akan berkurang, tidak seperti biasanya.

Namun, menurut dr Ade, kurang tidur akan membuat nafsu makan meningkat dan terus berpengaruh sampai saat buka puasa. Maka dari itu, tidurlah yang cukup agar tidak cepat lapar saat puasa.

Next
Makan Kacang Merah Saat Sahur

6

Makan Kacang Merah Saat Sahur

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sebaiknya dikonsumsi dalam porsi yang cukup ketika sahur. Sebabnya, karbohidrat kompleks tidak mudah dicerna tubuh dan dapat menimbulkan rasa lebih lama. Contoh makanannya antara lain beras merah, jeruk, kol, lobak, kacang merah dan lain sebagainya. Dengan rasa kenyang yang lebih lama, puasa pun lancar.

Next
Minum Sari Buah Saat Berbuka

7

Minum Sari Buah Saat Berbuka

Untuk persiapan puasa di hari berikutnya, ahli gizi Rita Ramayulis DCN, MKes mengatakan kehilangan elektrolit bisa diganti dengan mengonsumsi buah dan sayur. Jika tidak sempat makan buah dan sayur, Rita menyarankan untuk mengonsumsi sari buah.

"Sebab, ada beberapa penelitian yang mengatakan jika air dengan kandungan elektrolit dikonsumsi, penyerapannya akan lebih baik, lebih cepat menghilangkan rasa haus, sekaligus mengganti elektrolit yang hilang," tutur Rita, dosen jurusan gizi Politeknik Kesehatan II Jakarta ini.

Next
Terapkan Pola Minum 2-4-2

8

Terapkan Pola Minum 2-4-2

Pola minum 2-4-2 diartikan dengan minum air dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari hingga menjelang tidur, dan dua gelas lagi di saat makan sahur perlu dilakukan. Setidaknya dengan formasi ini, kebutuhan cairan minimal bagi orang dewasa sudah terpenuhi.

"Saat puasa memang kita mengalami dehidrasi ringan dengan gejala haus, mulut kering. Makanya saat berbuka, segera gantikan air yang keluar dari tubuh selama aktivitas seharian tadi, lalu makan dengan camilan yang tidak terlalu manis, jangan lupa juga konsumsi buah, terutama yang kandungan airnya banyak. Jika makan sayur, pilih yang berkuah," saran dr Tati.

Next
Tidak Makan Berlebih Saat Berbuka

9

Tidak Makan Berlebih Saat Berbuka

Cepat lapar tidak hanya saat ibadah puasa, cepat lapar bisa juga terjadi saat sudah berbuka. Hal ini disebabkan makan yang berlebihan. Saat seseorang lapar mata dan kemudian kalap makan berlebihan, maka energinya akan terkonsentrasi ke lambung.

"Metabolisme bekerja dengan lebih keras untuk mencerna makanan yang tiba-tiba saja memenuhi lambung. Efeknya, tubuh jadi cepat lemas," ungkap dr Ahmad Fuady, M.Sc-HEPL.

Next
Ubi Sebagai Sumber Karbo

10

Ubi Sebagai Sumber Karbo

Nasi putih memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga cepat terurai dan akhirnya membuat tubuh mudah lapar. Ubi disarankan sebagi penggantinya.

"Agar makanan juga tambah lama memberikan rasa kenyang seseorang bisa memilih menu diet yang tinggi serat dan rendah Indeks Glikemik (IG). Misalnya, ubi," kata dr Ahmad.

Next
Sahur dengan Telur

11

Sahur dengan Telur

Rasa lapar saat puasa bisa membuat seseorang kehilangan fokusnya ketika beraktivitas. Oleh karena itu ahli menyarankan sahur sebaiknya diisi dengan makanan yang lebih lama membuat kenyang.

"Ada anjuran mengonsumsi makanan dan minuman yang lama dicerna sehingga rasa lapar tidak segera muncul. Misalnya minum susu, makan telur, atau makanan lainnya yang lama dicerna," kata Endang.

Next
Konsumsi Air Kelapa Setelah Berbuka

12

Konsumsi Air Kelapa Setelah Berbuka

Tidak hanya saat sahur, untuk menghindari haus, minuman saat berbuka juga harus diperhatikan. Konsumsi air kelapa ternyata cukup membantu menghilangkan rasa haus dan mengganti konsumsi air yang hilang setelah 14 jam lebih berpuasa seharian.

"Mengonsumsi air kelapa adalah salah satunya, terlebih lagi karena air kelapa mengandung komposisi elektrolit atau mineral yang seimbang dan mirip dengan cairan darah manusia," ujar DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc.

Next
Jangan Minum Jus buah Kemasan

13

Jangan Minum Jus buah Kemasan

Jus kemasan banyak dipilih karena menawarkan kepraktisan. Namun, sebaiknya Anda tetap mengonsumsi jus buah segar karena lebih menyehatkan. Jus buah kemasan kemungkinan mengandung gula yang tinggi sehingga membuat tubuh Anda lebih cepat haus.

Next
Mengonsumsi Sayur-mayur Saat Sahur

14

Mengonsumsi Sayur-mayur Saat Sahur

Sayur tinggi kandungan air dan serat. Hal ini membuat sistem pencernaan lebih sehat dan mengurangi rasa haus saat berpuasa. Cobalah konsumsi sayur saat sahur atau berbuka puasa seperti sayur bayam.

Next
Jauhi Makanan Pedas

15

Jauhi Makanan Pedas

Ahli gizi dari Dubai Health Authority, Dr Wafa Ayesh mengatakan konsumsi makanan asin akan meningkatkan kebutuhan tubuh akan air dan membuat kembung. Sementara itu, konsumsi makanan pedas juga membuat kita lebih cepat haus. Sebaiknya, pilih makanan yang dicerna tubuh lebih lama seperti gandum, bayam, dan almond.

Next
Perbanyak Konsumsi Vitamin C

16

Perbanyak Konsumsi Vitamin C

Vitamin C terbukti ampuh untuk menjaga kesegaran tubuh dan menjauhkan Anda dari rasa haus saat berpuasa. Hal ini disebabkan vitamin C dapat menyegarkan tubuh dan mencegah dehidrasi

Next
Minum Air Lemon, Madu, dan Daun Mint

17

Minum Air Lemon, Madu, dan Daun Mint

Kandungan baik yang dimiliki air perasan lemon, juga bisa mencegah datangnya haus yang mengganggu saat puasa. Tambahkan madu atau daun mint yang bisa menambah kesegaran dan manfaatnya.

Next
Sempatkan Konsumsi Yoghurt

18

Sempatkan Konsumsi Yoghurt

Yoghurt mengandung probiotik, antioksidan dan elektrolit. Dipercaya, kandungan elektrolit yang terkandung dalam yoghurt ini dapat menjauhkan diri dari rasa haus dan mencegah hidrasi.

Selain elektrolit, yoghurt juga mengandung protein yang membuat tubuh kenyang lebih lama.

Next
Minum Jus Timun dengan Buah Melon

19

Minum Jus Timun dengan Buah Melon

Walaupun timun mengandung zat diuretik, konsumsi timun dalam bentuk jus tidak ada salahnya lho. Hal ini dikarenakan, timun mengandung banyak air. Jika timun digabungkan dengan buah melon, kandungannya akan mencegah keringat berlebih keluar dari tubuh dan akan membuat tubuh Anda lebih segar.

Next
Berangkat Kuliah dan Kerja Pagi-pagi

20

Berangkat Kuliah dan Kerja Pagi-pagi

Bagi anak kuliahan, saat puasa, rutinitas kuliah pagi adalah hal yang paling tidak disukai. Tapi ternyata, kuliah akan membuat rasa lapar tidak terlalu mengganggu lho.

Jika hanya menunggu waktu berbuka tubuh justru akan lebih mudah lapar dan haus. Maka dari itu, dr David mengatakan setelah niat, aktivitas harian sangat membantu mengurangi rasa lapar. Apalagi jika di pagi hingga sore hari dilalui dengan menjalankan aktivitas seperti bekerja dan kuliah.

Next
Minum Secukupnya Saat Sahur

21

Minum Secukupnya Saat Sahur

Selain tidak disarankan banyak makan saat sahur, ternyata minum air juga tidak boleh terlalu banyak lho. Hal ini disebabkan, minum banyak justru membuat cairan tubuh lebih banyak keluar.

"Jangan minum sekaligus banyak karena bisa menyebabkan kembung dan cepat keluarnya cairan tubuh," pungkas dr Ermita.

Next
Hindari Telur Asin

22

Hindari Telur Asin

Agar puasa lancar dan tidak mudah haus disarankan mengurangi makanan tinggi kadar garam, seperti telur asin. Karena telur asin bisa membuat air cepat keluar dari sel lho. Sehingga tubuh, cepat sekali kehilangan cairan dan akibatnya dehidrasi.

Next
Minum Air Putih Hangat Setelah Sahur

23

Minum Air Putih Hangat Setelah Sahur

Setelah selesai makan sahur, cobalah untuk meminum segelas air putih hangat. Lakukan menjelang imsak. Air putih hangat berfungsi untuk melunturkan sisa-sisa makanan yang tertinggal, terlebih sisa makanan manis dan berminyak.

Air hangat akan membersihkan mulut dari sisa makanan sehingga meminimalisasi rasa haus yang dirasa.

Next
Tetap Lakukan Pola Makan Gizi Seimbang

24

Tetap Lakukan Pola Makan Gizi Seimbang

Puasa itu sebenarnya cuma masalah ganti jam makan saja lho. Biasanya tiga kali sehari, sekarang dua kali. Nah supaya tidak lapar, tetap konsumsi karbohidrat dan protein seperti biasa ya.

"3-4 Hari pertama yang sulit. Tapi kalau 3-4 hari pertama sudah dilewati tanpa masalah, dengan niat yang baik, ke sananya akan jadi lebih mudah," tutur Prof Endang.

Next
Cek Niat Saat Puasa

25

Cek Niat Saat Puasa

Niat, adalah yang paling penting saat menjalankan ibadah puasa. Dikatakan dr David bahwa dengan niat maka rasa lapar tidak akan terlalu mengganggu.

‎"Menjaga puasa agar tidak jebol itu kan soal komitmen menjalankan ibadah. Kalau komitmennya tidak kuat ya justru merugikan diri sendiri," ujarnya dr David.

Next
Tidak Minum Kopi Saat Sahur

26

Tidak Minum Kopi Saat Sahur

Orang Indonesia sangat menggemari minum teh atau kopi di pagi hari. Nyatanya, kopi mengandung zat diuretik (peluruh kencing) yang dapat membuat tubuh menjadi cepat dehidrasi karena selalu ke kamar mandi. Jadi, hindari minuman ini ya.

Next
Konsumsi Lemak Sehat Selama Puasa

27

Konsumsi Lemak Sehat Selama Puasa

Tidak semua lemak buruk untuk tubuh. Dalam jumlah yang cukup, lemak sebenarnya diperlukan oleh tubuh agar organ-organ bisa berfungsi dengan baik. Lemak sehat, atau kata lainnya HDL penting bagi tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan.

Dengan adanya lemak, orang tidak akan mudah lapar karena lemak berperan penting menyediakan cadangan energi. Lemak sehat bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak kelapa dan buah berlemak seperti alpukat.

Next
Tambah Asupan Protein Saat Sahur

28

Tambah Asupan Protein Saat Sahur

Protein juga penting sebagai cadangan energi ketika Anda berpuasa. Protein dari ikan, ayam, atau tahu juga lama dicerna oleh tubuh yang membuat perut terasa kenyang lebih lama. Kekurangan konsumsi protein, bisa membuat tubuh terasa lemas dan lesu sehingga ibadah puasa menjadi tidak maksimal.

"Makanan itu sendiri, seberapa banyak kita konsumsi tetap akan habis di lambung dalam 6-8 jam. Jadi tidak banyak pengaruh untuk membuat perut tetap kenyang," kata dr Ari.

Next
Hindari Makanan Kalengan

29

Hindari Makanan Kalengan

Ikan sarden dan makarel merupakan salah satu jenis makanan yang lezat untuk disantap. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa makanan ini mengandung zat garam yang cukup tinggi. Sementara garam sendiri dapat menyerap air di dalam tubuh manusia.

Dampaknya adalah kekurangan cairan akan anda alami dan darah pun jadi lebih mengental. Jika memang ingin mengonsumsi makanan kalengan maka imbangi dengan memperbanyak mengonsumsi air putih.

Next
Alihkan Perhatian dari Rasa Lapar dan Haus

30

Alihkan Perhatian dari Rasa Lapar dan Haus

Jika ingin alihkan perhatian, coba tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan melalui hidung perlahan-lahan. Bayangkan sesuatu yang membuat perasaan Anda tenang dan nyaman atau lakukanlah sesuatu yang bisa mengusir rasa lapar dan haus, seperti mengerjakan tugas.

Hal ini perlu dilakukan karena saat lapar biasanya otak terfokus pada makanan. Maka dari itu, mengalihkan perhatian dari makanan adalah cara termudah untuk mengusir rasa lapar atau haus saat puasa.

Next
Istirahat Sebentar dari Pekerjaan

31

Istirahat Sebentar dari Pekerjaan

Saat terasa haus, cobalah untuk istirahat dari pekerjaan. Apalagi untuk pekerja kasar yang bekerja di bawah terik matahari, sebisa mungkin menghindari matahari. Nah, menurur dr Ermita, trik ini cukup jitu loh agar tidak cepat haus saat puasa.

Next
Membasahi Rongga Mulut dengan Air Liur

32

Membasahi Rongga Mulut dengan Air Liur

Saat puasa, kita tidak boleh mengonsumsi air. Nah, dr Tati menekankan bahwa rasa haus dapat dikurangi selama seseorang berpuasa dengan  membasahi rongga mulut dengan air liur.

Next
Hindari Konsumsi Seledri

33

Hindari Konsumsi Seledri

Seledri biasanya hanya dinggap sebagi penghias makanan. Sayuran ini sebenarnya sehat untuk dikonsumsi, akan tetapi untuk menu sahur lebih baik untuk dihindari pasalnya seledri mempunyai efek diuretik. Zat diuretik akan membuat sesorang lebih sering buang air ke belakang. Nah, zat ini juga terkandung dalam teh.

Next
Hindari Makan Mentimun

34

Hindari Makan Mentimun

Timun memang mengandung banyak air karena 95 persen kandungannya adalah air. Namun, timun juga mengandung zat diuretik. Jadi, sebaiknya Anda hindari saat sahur.

Next
Minum Air Putih Agar Kenyang

35

Minum Air Putih Agar Kenyang

Selain makan banyak serat, minum air putih juga diyakini dapat membuat kenyang seharian. Pakar ilmu gizi dari Departemen Ilmu Gizi FKUI dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK, mengingatkan untuk memperbanyak konsumsi cairan seperti air putih.

"Pasalnya, serat dari buah dan sayur jika digabungkan dengan air akan mengental seperti agar-agar atau gel, yang dapat mengembang di dalam lambung. Inilah yang membuat perut akan menjadi kenyang seharian," jelas dr Inge.

Next
Konsumsi Air Gula Saat Sahur

36

Konsumsi Air Gula Saat Sahur

Setelah mengonsumsi makan sahur, konsumsi air gula di sisa waktu sahur yang ada juga dianjurkan agar energi yang dimiliki juga lebih banyak.

"Tapi jangan minum-minuman yang memiliki kadar gula yang terlalu tinggi karena dapat membuat ngantuk," pesan dokter A.R Inge permadhi, MS SpGK.

Next
Sahur Secukupnya Saja

37

Sahur Secukupnya Saja

Makan banyak saat sahur justru membuat cepat lapar. Karena, saat jam 4 pagi sampai jam 12 siang sistem cerna sedang melakukan siklus pembuangan. Jika makanan masuk banyak, akan memboroskan energi untuk memproses makanan tersebut.

"Mereka yang makan bersemangat asal kenyang, justru malah menemukan dirinya kembali cepat lapar atau mengalami berbagai ketidaknyamanan akibat inefisiensi energi tubuh," tegas Erika Lebang.

Next
Makan Mendekati Waktu Imsak

38

Makan Mendekati Waktu Imsak

Jika seseorang makan sahur terlalu cepat, otomatis ia akan menahan lapar dan haus lebih dari 14 jam. Akibatnya, bisa jadi lemas dan cepat lapar karena tidak ada pemenuhan energi yang cukup, stamina pun menurun.

Diungkapkan Rita Ramayulis DCN, MKes, makan sahur mendekati waktu imsak akan lebih baik karena tubuh akan mendapat cadangan energi lebih banyak sehingga, saat menjalani aktivitas seharian tubuh pun lebih siap dan berstamina.

Next
Makan Oatmeal dengan Kurma

39

Makan Oatmeal dengan Kurma

dr Herry Djagat Purnomo, SpPD-KGEH, menyebutkan bahwa salah satu menu yang dapat diandalkan memberi cukup energi di waktu sahur yang sempit adalah oatmeal.

"Makan oatmeal paling baik, misalnya sisa waktu imsak tinggal 10 menit ya makan oatmeal saja. Atau kalau punya kurma boleh, karena kurma bagus dan kalorinya lumayan. Oatmeal juga bisa dikonsumsi dengan cara dicampur buah-buahan," pesan dr Herry.

Next
Minum Susu Saat Telat Bangun Sahur

40

Minum Susu Saat Telat Bangun Sahur

Tak cukup waktu untuk makan sahur, nutrisi untuk satu hari penuh pun kurang. Pada akhirnya rasa lapar dan ngantuk menjadi makin tak terelakkan. Bagaimana mengatasinya?

"Bagi orang-orang yang telat bangun sahur disarankan lebih baik minum susu daripada air putih. Karena susu tak hanya mengandung vitamin tapi juga lebih mengenyangkan dan memberi tenaga," ujar dr Nany Leksokumoro, MS, SpGK.

Next
Jangan Malas Bangun Sahur

41

Jangan Malas Bangun Sahur

Malas bangun sahur membuat tubuh tak mendapat asupan apa-apa. Padahal waktu puasa sangat panjang dan ini membuat cepat lapar lho.

"Harus mengonsumsi karbohidrat kompleks pada saat sahur, sehingga makanan dicerna lebih lama (sekitar 8 jam) dan membuat Anda tidak terlalu lapar di siang hari," jelas dr Liza Thomas.

Next
Ganti Nasi Putih dengan Nasi Merah

42

Ganti Nasi Putih dengan Nasi Merah

dr Ahmad Fuady, M.Sc-HEPL, dari Klinik Dokter Keluarga FKUI Kayu Putih punya saran tambahan menu sahur. Agar makanan juga tambah lama memberikan rasa kenyang seseorang bisa memilih menu yang tinggi serat dan rendah Indeks Glikemik (IG).

"Pilih makanan dengan Indeks Glikemik (IG) yang rendah, dianjurkan dengan IG kurang dari 54 dan cenderung memberikan rasa kenyang yang lama, misalnya nasi merah," kata dr Ahmad.

Next
Kurangi Karbohidrat Saat Sahur

43

Kurangi Karbohidrat Saat Sahur

Makananan yang mengandung karbohidrat seperti nasi sebaiknya dikurangi saat sahur. Hal ini terkait kandungan gula yang ada pada karbohidrat.

"Sebaiknya kurangi karbohidrat saat sahur. Karbohidrat memiliki gula yang membuat tubuh cepat lapar," ujar dr A. R. Inge Permadhi, MS, SpGK.

Next
Lakukan Aktivitas Harian Secara Normal

44

Lakukan Aktivitas Harian Secara Normal

Saat hari-hari awal puasa tetaplah beraktivitas seperti biasanya. Hal ini dilakukan untuk merangsang hormon untuk mengeluarkan gula cadangan. Spesialis gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Sri Sukmaniah, MSc, SpGK, mengatakan biasanya tiga hari awal puasa adalah masa di mana orang-orang akan merasa lemas.

"Jangan kita ikuti kemauan tubuh kita untuk lemas. Kalau kita biarkan terus, hormon-hormon untuk mengeluarkan cadangan energi seperti glukosa itu enggak diproduksi oleh tubuh. Jadi stimulasi agar hormon-hormon itu memecah lemak sehingga kadar gula darahnya terjaga. Itu yang membuat tubuh kita akan tetap segar" ujar dr Sri.

Next
Hindari Makanan Asin

45

Hindari Makanan Asin

Menurut Prof dr Endang L Achadi, MPH, Dr.PH dari fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, garam dapat menimbulkan dehidrasi. Garam dapat menarik air dari cairan dalam tubuh lalu menahannya di sela-sela sel, sehingga tidak disebarkan ke tubuh.

Next
Kurangi Konsumsi Gorengan

46

Kurangi Konsumsi Gorengan

Dikatakan Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, SpGK, makanan yang digoreng, asin, bersantan, berlemak, dan berbau menyengat memang akan memicu rasa haus. Sehingga, konsumsinya ketika sedang berpuasa perlu dibatasi.

Maka dari itu, dr Tati menyarankan sebaiknya hidangan sahur terdiri dari buah, sayur, dan juga air dilengkapi dengan makanan pokok seperti nasi atau penggantinya, juga makanan lain sebagai sumber protein dan lemak, agar gizi yang diasup bisa seimbang.

Next
Hindari Teh Saat Sahur

47

Hindari Teh Saat Sahur

Teh dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga bisa menyebabkan cepat haus ketika puasa lho. Hal ini dikarenakan teh mengandung senyawa diuretik (peluruh kencing).

"Hindari konsumsi teh karena bisa memicu buang air kecil sehingga cairan tubuh cepat berkurang dan mengakibatkan dehidrasi," ujar dr Ermita.

Next
Tidak Makan Menu Sahur yang Manis

48

Tidak Makan Menu Sahur yang Manis

Makanan atau minuman manis membuat rasa haus lebih cepat terasa dan energi tersimpan lebih sebentar. Maka dari itu, tidak disarankan sahur dengan menu yang manis.

"Perhatikan ketika sahur juga jangan terlalu banyak konsumsi yang manis-manis terutama minuman yang mengandung karbohidrat simpel seperti sirup. Baiknya konsumsi makanan penuh serat dan indeks glikemiknya tinggi seperti biji-bijian, gandum, beras merah dan kacang-kacangan," ucap dr Ermita.

Next
 Olahraga Setelah Subuh

49

Olahraga Setelah Subuh

Melakukan olahraga tanpa ancaman rasa haus dapat dilakukan lho saat bulan puasa, asal menyesuaikan dengan panduan olahraga saat puasa. dr Ermita Ilyas, MS, AIFO mengatakan sebaiknya olahraga dilakukan 2-3 jam setelah shubuh.

"Waktunya juga harus dibatasi maksimal 30 menit dan jangan terlalu berat," tutur dr Ermita.

Next
Makan Buah Saat Sahur

50

Makan Buah Saat Sahur

Makanan yang tinggi serat akan berada lebih lama di usus. Nah, karena buah-buahan mengandung serat yang amat tinggi, tubuh akan tahan lebih lapar lebih lama.

dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK menegaskan makan buah akan lebih bermanfaat jika dikonsumsi dengan kulitnya, terutama untuk buah apel, pir, dan anggur. "Untuk jeruk, makanlah dengan serat buahnya yang berwarna putih," jelasnya.