detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Konstipasi atau Sembelit (1)

Frekuensi Buang Air yang Normal

Moehammad Samoedera Harapan - detikHealth
Rabu, 22/06/2005 12:49 WIB
Jakarta, Berapa kali sehari sebenarnya buang air besar disebut normal dan ideal. Sehari sekali, dua kali, atau tiga kali. Bahkan hanya seminggu sekali, atau seminggu dua kali, atau tiga kali. Dari sisi kesehatan sebenarnya tidak ada ukuran normal dan ideal yang pasti seberapa banyak buang air besar dalam waktu tertentu. Buang air tiga kali sehari pun masih dapat dikatakan normal. Buang air tiga kali seminggu juga masih dapat dikatakan normal. Semua ini tergantung kondisi pada masing-masing orang. Sebenarnya kriteria buang air besar yang umum adalah dari 3 kali dalam sehari sampai tiga kali dalam seminggu. Oleh karena itu, buang air tidak harus sekali sehari meskipun sekali sehari ini yang terbaik untuk dilakukan. Namun, jika terjadi proses kesakitan atau gangguan saat buang air berarti ada suatu perubahan di sistem pencernaan. Beberapa penyakit dapat terjadi akibat adanya gangguan pada sistem pencernaan adalah diare, mencret, sembelit, murus-murus, atau hanya mulas biasa. Sebagai upaya pengobatan tentu harus didiagnosa secara teliti dan cermat atas berbagai gejala yang ada. Dengan demikian tidak terjadi kesimpulan yang salah dalam pemberian obat. Sembelit merupakan salah satu masalah gangguan pencernaan yang kerap dialami orang. Gangguan pencernaan ini ditandai dengan sulitnya pengeluaran feses karena feses mengalami pengerasan. Frekuensi penyeluarannya pun tidak seperti biasa. Seiring pertambahan usia, sembelit memang semakin mudah terjadi. Diperkirakan sepertiga orang yang berusia di atas 65 tahun mengalami sembelit. Berbagai penyebab sembelit dapat disebutkan antara lain, kurangnya mengkonsumsi cairan, kurang bergerak (olahraga), kurang mengkonsumsi makanan berserat, kebiasaan menunda buang air besar, dan efek samping obat-obatan. Dalam kondisi tubuh tertentu seperti kehamilan, penyakit seperti hipotiroid, diabetes, parkinson, cedera tulang belakang, tumor usus besar, dan sebagainya, sembelit seringkali juga dapat menyertai beberapa penyakit ini. Sembelit atau dalam istilah medisnya disebut konstipasi ini memang sangat mengganggu seseorang melakukan aktivitas. Bahkan jika tidak segera ditangani dapat memberi akibat munculnya beberapa penyakit lain seperti ambeien atau wasir, saluran dubur robek, dan poros usus keluar dari dubur atau dengan istilah medisnya disebut prolapsus rektum. (berbagai sumber) (msh/)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit