detikhealth

Buah Zakar Kepanasan, Penyebab Infertilitas Pria

Nurul Ulfah - detikHealth
Senin, 06/07/2009 09:03 WIB
Buah Zakar Kepanasan, Penyebab Infertilitas Pria(Dok. Fertility-Solutions)
Jakarta, Pria sebaiknya berhati-hati bila terlalu lama mengendarai motor atau duduk di jok mobil. Bukan apa-apa, masalahnya bagian terpenting dalam tubuh Anda yang jadi taruhannya.

Ya, jika Anda mempunyai pekerjaan yang menyebabkan alat reproduksi Anda kepanasan selama berjam-jam atau bahkan seharian, seperti berkendara motor, berhati-hatilah untuk kemungkinan buruk yang dapat menimpa alat reproduksi Anda.

Prof DR Dr Nukman Moeloek Sp And mengatakan bahwa keadaan buah zakar yang terkena panas selama berjam-jam atau bahkan seharian dapat meningkatkan infertilitas pada pria.

"Suhu normal buah zakar adalah 34 derajat celcius, bila terjadi kenaikan suhu sedikit saja, sekitar 36-38 derajat celcius, dan keadaan ini terjadi selama berjam-jam, dapat menyebabkan 'varicocele' yang merupakan penyebab utama ketidaksuburan pada pria," ujar guru besar Andrologi dan Biologi Kedokteran FKUI tersebut ketika ditemui detikHealth 30 Juni 2009.

Infertilitas pada pria memang menjadi masalah yang cukup meresahkan, terutama ketika mereka sudah berpasangan. Menurut Prof. Dr.Ismail Tambi dari Universitas Kebangsaan-Kuala Lumpur, sebanyak 15% pasangan suami istri mengalami masalah infertilitas, dan 30-50%-nya disebabkan oleh laki-laki yang tidak subur.

"Hal ini disebabkan karena umumnya laki-laki masih belum terbuka menjalani berbagai pemeriksaan berhubungan dengan masalah kesehatan reproduksi," ujar Prof Tambi di acara seminar "Variasi Genetik dan Implikasinya Pada Masalah Kesehatan Reproduksi".

Masalah reproduksi yang umumnya dialami pria, salah satunya adalah 'retrograde ejaculation', yaitu masalah yang muncul ketika sudah mencapai klimaks, tapi tidak dapat mengeluarkan sperma.

"Jadi seperti mau kencing, tapi tidak bisa", ucap Prof. Tambi.

Masalah tersebut dapat diatasi jika mendapatkan penanganan yang tepat. "Penanganan yang tepat harus melihat faktor penyebabnya dulu, dan keberhasilannya atau 'end point'nya adalah kehamilan," tambahnya.

Faktor yang menjadi penyebab mandulnya seorang pria ternyata cukup banyak seperti:
  1. Memiliki riwayat atau masalah kesehatan seperti penggunaan obat-obatan.
  2. Pernah melakukan operasi pembedahan.
  3. Gaya hidup yang kurang baik (merokok, diet, dll).
  4. Faktor genetik.
  5. Faktor pekerjaan yang menyebabkan masalah kesuburan.
  6. Pria yang mempunyai penyakit liver kronis, anemia, kerusakan urat saraf, dan penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid pun sangat mungkin menjadi mandul.

Prof. Tambi mengungkapkan bahwa kasus infertilitas pria paling banyak disebabkan oleh faktor varicocele (47,2%) dan faktor lainnya yang belum jelas atau idiopathic sebanyak 22,7%.

Umumnya kedua faktor terbesar tersebut dapat ditangani, tapi ada juga yang tidak dapat ditangani, terutama jika ia memiliki riwayat keluarga yang mandul pula. Namun jika penyebabnya adalah pola hidup (life style) yang kurang baik, hal tersebut dapat diatasi.

Setelah mengetahui bahwa diri Anda atau pasangan pria mandul apa yang harus dilakukan? Segeralah periksakan ke dokter. Pemeriksaan infertilias akan lebih baik jika dilakukan oleh suami dan juga istri, namun lebih baik mengutamakan pria dulu.

"Tes infertilitas pada pria lebih mudah ketimbang pada wanita, karena pria cukup mengeluarkan sperma saja, sedangkan wanita agak rumit", ujar Prof. Nukman.

Tes sperma ini meliputi semen analisis (mengeluarkan air mani menggunakan sabun/minyak), tes antibodi, kepekatan sperma, bentuk buah zakar, bilangan sperma (normalnya 15 juta sperma/ml), serta volume/kepadatan buah zakar. Treatment yang dapat dilakukan antara lain bantuan obat-obatan, operasi, 'assisted reprodustion' dan inseminasi buatan.

Rekomendasi Obat


(fah/ir)


Punya pengalaman menarik seputar diet ? Kirimkan disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit