
-
Rabu 16/05/2012 09:01 WIB
Ini yang Bikin Perut Cepat Buncit -
Rabu 16/05/2012 20:19 WIB
Misteri Batu Garnet Almarhumah Menkes Endang -
Rabu 16/05/2012 12:31 WIB
Yang Harus Dihindari Jika Tak Ingin Perut Buncit -
Rabu 16/05/2012 19:59 WIB
Tingkat Kesuburan Pria Bisa Ketahuan dari Panjang Pangkal Paha -
Rabu 16/05/2012 16:57 WIB
Cara-cara Instan yang Dapat Dilakukan untuk Meratakan Perut - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,771.000
-
Rp 472.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Tips Menata Emosi Agar Tetap Sehat
- 4 Tanda Wanita Yang Bisa Dipercaya
- Jangan Remehkan Diare
- Kebiasaan Membunyikan Jari Picu Kerusakan Sendi
- Kolesterol Tinggi
Info Penyakit :
- Chlorthalidone
- Cefazolin
- Cilazapril
Info Obat :
Fakta Yang Benar Soal Kolesterol
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: health-wellness)
Berikut ini adalah mitos yang beredar di masyarakat mengenai kolesterol, seperti dilansir MSN, Senin (3/8/2009):
Mitos 1: Orang Amerika memiliki kolesterol tertinggi di dunia.
Selama ini orang banyak mengetahui bahwa warga Amerika memiliki kolesterol tertinggi.
Namun faktanya, berdasarkan data WHO, orang laki-laki Amerika menempati urutan ke 83 di dunia dan orang perempuan Amerika menempati urutan ke 81, rata-rata keduanya memiliki tingkat kolesterol sebesar 197 mg/dl hanya sedikit di bawah garis batas kategori risiko tinggi. Dibandingkan dengan negara lain, Kolombia rata-rata lelakinya mengkonsumsi kolesterol 244mg/dl dan perempuan Israel, Libya, Norwegia, dan Uruguay memiliki rata-rata konsumsi kolesterol sebesar 232mg/dl. Mitos 2: Telur berbahaya
Memang benar telur memiliki kandungan kolesterol sebesar 200 mg yang merupakan dua per tiga dari batas yang direkomendasikan sebesar 300 mg. Hanya beberapa kolesterol dalam tubuh yang bisa meningkatkan kolesterol dalam aliran darah.
Mengkonsumsi satu atau dua butir telur dalam beberapa waktu selama seminggu tidak berbahaya, faktanya telur merupakan sumber protein yang potensial dan mengandung lemak tak jenuh yang biasa disebut dengan lemak baik.
Mitos 3: Makanan yang sehat adalah yang mengandung 0 mg kolesterol
Tidak semua makanan yang mengandung kolesterol adalah buruk. Kolesterol ada dua yaitu kolesterol baik yang disebut dengan HDL (high-density lipoprotein) dan kolesterol jahat yang disebut dengan LDL (low-density lipoprotein). Yang harus diwaspadai adalah asupan kolesterol jahat LDL yang biasanya terdapat pada makanan yang mengandung lemak trans (terdapat pada makanan kemasan) dan lemak jenuh (yang biasanya terdapat pada produk hewani dan produk susu). Kolesterol jenis ini yang harus diatur konsumsinya agar tidak berlebihan.
Mitos 4: Kolesterol sesuatu yang selalu buruk
Ketika seseorang mendengar kata kolesterol pasti langsung berpikir sesuatu yang buruk. Kolesterol yang tinggi memang berbahaya, tapi kolesterol itu sendiri juga penting untuk beberapa proses tubuh, mulai dari membatasi sel saraf di otak dalam mengembangkan struktur untuk membran sel. Sekitar 75 persen kolesterol dalam darah dibuat oleh hati dan sel lainnya dalam tubuh.
Peran kolesterol pada penyakit jantung sering salah kaprah. Kolesterol dibawa melalui aliran darah dengan low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein (HDL). Dan yang menyebabkan penyakit jantung adalah jika kadar LDL berlebih akan mengendap pada pembuluh darah yang menyebabkan penyumbatan.
Mitos 5: Kolesterol masalah orang dewasa
Banyak orang berpikir bahwa kolesterol tinggi adalah masalah yang akan dialami oleh orang yang telah dewasa, tapi ternyata masalah kolesterol juga bisa dialami oleh anak-anak.
American Academy of Pediatrics mengeluarkan peraturan yang merekomendasikan bagi anak-anak yang memiliki berat badan berlebih (overweight), memiliki tekanan darah tinggi atau memiliki sejarah keluarga berpenyakit jantung untuk melakukan tes kolesterol sejak usia dua tahun.
Anak-anak yang memiliki kolesterol tinggi harus melakukan diet kolesterol dan tidak boleh mengkonsumsi kolesterol lebih dari 200mg perhari. Mengkonsumsi serat dan berolahraga juga dianjurkan bagi anak-anak tersebut.
Jadi sudah tahu kan fakta yang benar soal kolesterol.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









