
-
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 10:31 WIB
WHO: 1 dari 3 Orang Dewasa Terkena Tekanan Darah Tinggi -
Selasa 22/05/2012 09:51 WIB
Bisakah Kanker Payudara Diobati Selain dengan Operasi? -
Selasa 22/05/2012 10:03 WIB
Nyamuk Malaria Makin Kebal Jika Dibasmi dengan Insektisida -
Selasa 22/05/2012 09:31 WIB
Sensitivitas Gluten Saat Hamil Berkaitan dengan Mental Anak - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,087.000
-
Rp 2,790.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Tinggalkan Kebiasaan Mengeluh Kurang Waktu
- Pahami Tanda-tanda Serangan Jantung
- Masih Perlukah Melakukan Diet Detoks?
- Kuku Tangan Tumbuh 3 kali Lebih Cepat Dari Kuku Kaki
- Spermatocele
- Darah di Sperma
Info Penyakit :
- Antalgin 500 mg
- Citicoline
- Bopindolol
Info Obat :
Lelaki dengan Sperma Banyak Lebih Panjang Umur
Irna Gustia - detikHealth
(Foto: guidance-center.org)
Penemuan atas sperma sehat yang bisa memperpanjang umur ini berdasarkan penelitian yang diikuti 40.000 pria Denmark berusia di atas 40 tahun. Penelitian ini termuat dalam American Journal of Epidemiology seperti dilansir Reuters, Kamis (6/8/2009).
Dr Tina Kold Jansen dari University of Southern Denmark, yang terlibat dalam penelitian ini, juga mengungkapkan lelaki yang memiliki semen dengan kualitas rendah disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui adanya penyakit terutama yang berhubungan dengan kanker testis. Masalah ketidaksuburan lelaki memang akan meningkat setelah mencapai usia di atas 50 tahun.
Untuk menguji hipotesa bahwa kualitas air mani terkait dengan masalah penyakit dan kematian, para peneliti merujuk pada penemuan Copenhagen Sperm Analysis Laboratory antara tahun 1963 dan 2001. Penelitian dibatasi pada 43.277 orang yang memiliki sperma aktif.
Peneliti menemukan lelaki yang memiliki air mani yang banyak ternyata memiliki jangka hidup yang lebih lama. Lelaki yang memiliki air mani 40 juta per mililiter memiliki peluang mati yang lebih sedikit 40% dibanding lelaki yang hanya memiliki sperma 10 juta per mililiter.
Lelaki yang memiliki jumlah sperma 75% di atas normal juga memiliki risiko mati yang lebih rendah 54% ketimbang laki-laki yang jumlah spermanya kurang 25% dari jumlah normal.
Peneliti juga menemukan lelaki yang memiliki anak biasanya berumur lebih panjang dari pada pria yang tidak memiliki anak. Penelitian ini sama dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan lelaki dan wanita subur bisa hidup lebih panjang.
Lelaki yang tidak memiliki anak kebanyakan juga menjadi kurang sehat, miskin dan memiliki beberapa penyakit kronis. Jensen memberikan catatan pria yang memiliki kualitas sperma baik kemungkinan karena terkait dengan gaya hidupnya yang lebih sehat.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









