
Forum DetikHealth
- Ciri Madu Asli : Subhanal... griyamadusehat
- Bila digoyang... mozmoz21
- Ada Sarang Lebah di dasar... s4ndr4
- Fitness... stevewinata
- Hati-hati pada Dokter?... JOXZIN
- Mengapa Wanita Gendut (ce... utara19
Cari Obat
Cari Lokasi
Kamis, 06/08/2009 17:12 WIB
Deskripsi:
Pirazinamida merupakan antituberkulosis sekunder secara in vitro pirazinamida aktif dalam suasana asam terhadap mikobakterium. Bersifat bakterisid terutama pada hasil tuberkulosa intraselular.
Pada pemberian oral pirazinamida mudah diserap dan tersebar luas ke seluruh jaringan tubuh. Kadar puncak dalam serum tercapai dalam waktu kurang lebih 2 jam dan waktu paruh antara 10 – 16 jam. Pirazinamida mengalami hidrolisis dan hidroksilasi menjadi asam hidroksi pirazinoat yang merupakan metabolit utamanya dan diekskresi melalui filtrasi glomerulus.
Komposisi:
Tiap tablet mengandung pirazinamida 500 mg.
Indikasi:
Terapi tuberkulosis (sebagai tuberkulostatik sekunder) diberikan bersama tuberkulostatik lain.
Dosis:
20 – 30 mg/kg BB/hari dalam dosis tunggal atau terbagi (maksimum 2 gram/hari).
Kemasan:
Ktk 100
Produksi:
PT Indofarma TBK (tbs/tbs)
Pyrazinamide 500 mg
Deskripsi:
Pirazinamida merupakan antituberkulosis sekunder secara in vitro pirazinamida aktif dalam suasana asam terhadap mikobakterium. Bersifat bakterisid terutama pada hasil tuberkulosa intraselular.
Pada pemberian oral pirazinamida mudah diserap dan tersebar luas ke seluruh jaringan tubuh. Kadar puncak dalam serum tercapai dalam waktu kurang lebih 2 jam dan waktu paruh antara 10 – 16 jam. Pirazinamida mengalami hidrolisis dan hidroksilasi menjadi asam hidroksi pirazinoat yang merupakan metabolit utamanya dan diekskresi melalui filtrasi glomerulus.
Komposisi:
Tiap tablet mengandung pirazinamida 500 mg.
Indikasi:
Terapi tuberkulosis (sebagai tuberkulostatik sekunder) diberikan bersama tuberkulostatik lain.
Dosis:
20 – 30 mg/kg BB/hari dalam dosis tunggal atau terbagi (maksimum 2 gram/hari).
Kemasan:
Ktk 100
Produksi:
PT Indofarma TBK (tbs/tbs)




