
-
Rabu 16/05/2012 09:01 WIB
Ini yang Bikin Perut Cepat Buncit -
Rabu 16/05/2012 20:19 WIB
Misteri Batu Garnet Almarhumah Menkes Endang -
Rabu 16/05/2012 12:31 WIB
Yang Harus Dihindari Jika Tak Ingin Perut Buncit -
Rabu 16/05/2012 19:59 WIB
Tingkat Kesuburan Pria Bisa Ketahuan dari Panjang Pangkal Paha -
Rabu 16/05/2012 16:57 WIB
Cara-cara Instan yang Dapat Dilakukan untuk Meratakan Perut - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Hindari Pikun Dengan Konsumsi Ikan
- Mau Sehat? Tirulah Gaya Makan Orang Negeri Tirai Bambu
- Risiko Berat Badan Anak Muda Naik Setelah Tak Jadi Vegetarian
- Mata Bintit Bukan Karena Ngintip
- Atelektasis
- Antraks
- Argyria
Info Penyakit :
- Cefradine
- Antasid
- Celiprolol
Info Obat :
Sembarangan Menindik, Ancaman Penyakit Mengintai
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: girlishh)
Menindik bagian tubuh (body piercing) adalah tindikan atau tusukan yang dibuat di tubuh seseorang dengan menggunakan jarum atau benda tajam. Selanjutnya tempat yang ditindik tersebut diberi perhiasan seperti emas, perak atau tembaga.
Bagian tubuh yang paling banyak dijadikan tempat tindik adalah telinga, antara lubang hidung, lidah dan di pusar perut. Jika seseorang ingin melakukan tindikan maka yang harus dipertimbangkan adalah keamanan, kebersihan, dan profesionalitas.
Jika tidak mempertimbangkan ketiga hal tersebut maka kemungkinan bisa terkena infeksi. Beberapa bagian tubuh tertentu bisa menyebabkan masalah yang lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lainnya. Infeksi yang paling umum terjadi adalah jika menindik di mulut dan hidung, karena terdapat jutaan bakteri yang hidup di daerah tersebut. Sementara tindik di lidah bisa merusak gigi, sedangkan untuk tindik di bibir bisa menyebabkan masalah pada gusi.
Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang dengan tipe penyakit jantung tertentu kemungkinan memiliki risiko tertinggi untuk terkena infeksi jantung setelah menindik. Jika memiliki masalah kesehatan seperti alergi, diabetes, kelainan kulit, kondisi tertentu yang bisa mempengaruhi sistem imun, infeksi, atau sedang hamil sebaiknya tanyakan dahulu ke dokter. Untuk yang memiliki keloid (daging tumbuh) sebaiknya tidak melakukan tindikan disekitar daerah tersebut, seperti di kutip dari Kidshealth, Selasa (18/8/2009).
Sebelum melakukan tindikan pastikan bahwa sudah pernah melakukan imunisasi khususnya hepatitis B dan tetanus. Dan kenali tanda-tanda infeksi seperti kemerahan sekitar tindikan, bernanah dan terjadi perubahan warna kulit disekitar area tersebut.
Beberapa masalah yang biasa timbul jika tidak aman, bersih dan profesional adalah infeksi yang kronis, hepatitis B dan C, tetanus, alergi kulit akibat perhiasan yang digunakan, bengkak atau kerusakan saraf.
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menindik bagian tubuh, yaitu:
- Tempat tindik harus bersih.
- Orang yang menindik harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan tindikan.
- Orang tersebut menggunakan sarung tangan steril yang sekali pakai.
- Jarum yang digunakan masih baru dan tidak dipakai lagi untuk orang lain.
- Mencuci tangan sesudah melakukan tindikan.
Jika menggunakan tindikan di mulut, sebaiknya menggunakan obat kumur yang non-alkohol dan antibakterial setelah makan. Jika merasa ada sesuatu yang salah dengan tindikan tersebut segera konsultasikan ke dokter. Hal yang terpenting dalam melakukan tindikan adalah lakukan dengan orang yang profesional dan di tempat yang aman serta bersih.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









