
-
Rabu 16/05/2012 09:01 WIB
Ini yang Bikin Perut Cepat Buncit -
Rabu 16/05/2012 20:19 WIB
Misteri Batu Garnet Almarhumah Menkes Endang -
Rabu 16/05/2012 12:31 WIB
Yang Harus Dihindari Jika Tak Ingin Perut Buncit -
Rabu 16/05/2012 19:59 WIB
Tingkat Kesuburan Pria Bisa Ketahuan dari Panjang Pangkal Paha -
Rabu 16/05/2012 16:57 WIB
Cara-cara Instan yang Dapat Dilakukan untuk Meratakan Perut - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Narsis Atau Percaya Dirikah Anda?
- Puasa yang Aman untuk Lanjut Usia
- Tak Ada Kata Menyerah Melawan Kanker Payudara
- Bersahabat Dengan Panik
- Diabetes Insipidus
- Gestational Diabetes, Diabetes Pada Masa Kehamilan
- Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Info Penyakit :
- Bivalirudin
- Colestipol
- Benidipine
Info Obat :
Kenali Risiko Diabetes Sebelum Berpuasa
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto Dailymail)
Penyakit diabetes adalah gangguan penggunaan glukosa yang terjadi di dalam tubuh. Diabetes tidak terjadi secara begitu saja. Sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes, mereka mengalami fase normal, lalu meningkat menjadi prediabetes dan akhirnya menderita diabetes.
"Untuk penderita diabetes yang dikhawatirkan saat melakukan puasa adalah gula darah turun di bawah normal (hipoglikemia), gula darah naik di atas normal (hiperglikemia) dan timbul komplikasi yang bisa membahayakan," ujar Dr. Dante Saksono H, SpPD, PhD dalam acara Simposium Mini 'Tetap Sehat dan Bugar Selama Bulan Ramadhan' di Aula FK-UI RSCM, 19 Agustus 2009.
Dr. Dante membagi pasien diabetes menjadi tiga kategori risiko, yaitu:
- Pasien diabetes risiko rendah, pasien ini biasanya terkontrol dengan diet, terkontrol dengan obat oral tunggal dengan baik dan stabil dan tidak ada komplikasi yang berat. Biasanya kelompok ini diperbolehkan untuk melakukan puasa.
- Pasien diabetes risiko sedang, pasien ini tinggal sendiri dan menggunakan insulin serta memiliki kondisi kesehatan yang terganggu, harus bekerja fisik yang berat, menggunakan insulin dosis tunggal, menggunakan obat oral kombinasi atau berusia lanjut. Kelompok ini boleh melakukan puasa, tapi harus mendapatkan kontrol dari dokter dan rajin berkonsultasi.
- Pasien diabetes risiko tinggi, mengalami diabetes tipe 1, menggunakan insulin dosis tinggi atau dosis terbagi, mengalami sakit yang berat, sedang hamil dan mengalami komplikasi. Kelompok ini sebaiknya tidak melakukan puasa, kalaupun ingin berpuasa harus mendapatkan kontrol yang ketat dari dokter.
Untuk itu ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh penderita diabetes adalah:
- Jangan memaksakan diri, sebaiknya buatlah perencanaan dengan dokter sebelum melakukan puasa dan diusahakan tidak ada komplikasi yang berbahaya.
- Siasati pola makan yang baik, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi atau roti saat sahur dan waktu berbuka dikombinasikan dengan diawali karbohidrat sederhana seperti kurma atau teh baru dilanjutkan dengan karbohidrat yang kompleks atau sulit dicerna.
- Aturlah waktu dan dosis obat, ada beberapa obat yang bisa membuat hipoglikemia, jadi sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter obat apa yang baik diminum saat sahur dan saat berbuka. Jika hanya ada satu obat yang diminum pagi hari maka sebaiknya diminum saat berbuka puasa. Untuk penggunaan insulin tunggal sebaiknya digunakan saat berbuka dan dosisnya dikurangi 10 persen.
- Cegahlah dehidrasi, gula darah yang tinggi bisa memudahkan seseorang terkena dehidrasi. Tapi jangan minum terlalu banyak saat sahur, melainkan lebih baik minum secara bertahap sejak saat berbuka hingga sahur.
- Ketahuilah tanda-tanda komplikasi, komplikasi yang terjadi bisa akibat hipoglikemia atau hiperglikemia. Cek gula darah pada minggu pertama secara teratur tiga kali sehari saat jam 8, 12 dan 17, jika gula darah terkontrol dengan baik bisa melanjutkan puasa. Jangan melanjutkan puasa jika gula darah tidak terkontrol dengan baik dan lakukan konsultasi dengan dokter.
Untuk pasien diabetes bisa melakukan puasa, asal dilakukan secara terencana dan terpantau dengan baik.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









