
-
Selasa 22/05/2012 11:33 WIB
Jantung Buatan Terkecil di Dunia Dipasangkan untuk Bayi Italia -
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 10:31 WIB
WHO: 1 dari 3 Orang Dewasa Terkena Tekanan Darah Tinggi -
Selasa 22/05/2012 09:51 WIB
Bisakah Kanker Payudara Diobati Selain dengan Operasi? -
Selasa 22/05/2012 10:22 WIB
Sudah Operasi Ambeien Tapi Efek Sakitnya Tak Hilang - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,087.000
-
Rp 2,790.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Saat Suara si Buyung Menjadi Besar
- 'Belum 5 Menit', Makanan Jatuh Eh.. Dipungut Lagi
- Anak Kecil Mengingat Wajah Lebih Baik Ketimbang Orang Dewasa
- Penyebab Anak Mencontek di Sekolah
- Bisul Perut
- Aneurisma Otak
- Benda Asing di Saluran Nafas
Info Penyakit :
- Benazepril
- Cefotaxime
- Bio Vision Kids
Info Obat :
Bingungnya Menjawab Pertanyaan Anak
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: askamum)
Berdasarkan hasil survei science campaign, didapatkan bahwa pertanyaan anak-anak yang diajukan kepada orang tua umumnya membingungkan dan sulit untuk dijawab, seperti "Dari mana bayi berasal?" pertanyaan ini sebesar 60 persen, "Bagaimana bisa terjadi pelangi?" pertanyaan ini sebesar 43 persen dan "Mengapa langit berwarna biru?" pertanyaan ini sebesar 30 persen.
Anak yang sering bertanya atau kritis memang lebih baik dibandingkan dengan anak yang hanya diam saja, karena jika sang anak tidak pernah bertanya justru itu yang patut untuk dicurigai ada apa dengan sang anak.
Empat dari lima orang tua mengatakan bahwa sering sekali merasa tidak bisa menjawab atau merasa buntu dalam menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan sang anak yang bersifat ilmiah, dan keempat orang tua tersebut merasa malu dengan anaknya ketika tidak bisa menjawab, seperti dikutip dari Askamum, Jumat (21/8/2009).
Lebih dari setengah orang tua yang disurvei mengatakan bahwa anaknya mengetahui lebih banyak tentang segala sesuatu yang bersifat ilmiah dibanding dengan dirinya, sekitar 9 persen pertanyaan seputar ilmiah tersebut biasanya dijawab oleh sang ayah. Sementara sang ibu lebih suka mengatakan "Akan ibu jawab nanti" untuk merespons pertanyaan anak dan berharap sang anak akan lupa dengan pertanyaan tersebut.
Survei yang dilakukan oleh The Science (So what? So everything?) campaign, ternyata juga menemukan bahwa hampir 30 persen orang tua berusaha untuk membohongi sang anak, dan ibu tiga kali lebih sering melakukannya dibandingkan sang ayah.
Sebaiknya orang tua tidak membohongi atau memarahi sang anak apabila terus menerus bertanya tentang segala hal, karena memang ada saatnya anak memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang segala hal yang terjadi disekitarnya. Jika orang tua memarahi, maka anak akan takut untuk bertanya kembali tentang hal yang ingin diketahuinya dan ini akan membuatnya menjadi anak yang tidak kritis lagi.
Jika orang tua tidak bisa menjawabnya, jawablah dengan jujur bahwa orang tua belum menemukan jawabannya, dan berusahalah untuk mencari tahu apa jawaban dari pertanyaan sang anak tersebut. Karena anak akan merasa lebih senang jika mendapat jawaban langsung dari orang tuanya.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









