
-
Selasa 22/05/2012 11:33 WIB
Jantung Buatan Terkecil di Dunia Dipasangkan untuk Bayi Italia -
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 10:31 WIB
WHO: 1 dari 3 Orang Dewasa Terkena Tekanan Darah Tinggi -
Selasa 22/05/2012 09:51 WIB
Bisakah Kanker Payudara Diobati Selain dengan Operasi? -
Selasa 22/05/2012 10:22 WIB
Sudah Operasi Ambeien Tapi Efek Sakitnya Tak Hilang - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- 10 Rahasia yang Disimpan Produsen Junk Food
- Obesitas dan Diabetes Bisa Dilawan Sekaligus
- Ekstrak Rumput Mutiara Hambat Perkembangan Kanker
- Pasien Serangan Jantung Bisa Tertolong Lebih Cepat
- Keracunan Karbon Monoksida
- Keracunan Tar Remover
- Keracunan Seng
Info Penyakit :
- Asam Mefenamat
- Colesevelam
- Cilostazol
Info Obat :
Keracunan! Jangan Panik Dulu
Irna Gustia - detikHealth
Ilustrasi (dok. welt.de)
"Kasus keracunan yang sering terjadi adalah akibat penggunaan yang salah dan penyalahgunaan terhadap produk atau bahan kimia," kata Pelaksana Harian Kepala Sentra Informasi Keracunan Nasional (SIKerNas) dan Kepala Bidang Informasi Keracunan BPOM, Dra. Daya Sundari S Apt.Msi dalam penjelasannya kepada detikHealth, Jumat (28/8/2009).
Setidaknya ada 11 pemicu yang bisa membuat seseorang keracunan yakni obat, napza, kimia industri, produk kimia dan pestisida di rumah tangga, pestisida pertanian, kosmetika, obat tradisional, makanan dan minuman, tanaman beracun, binatang, pencemaran lingkungan.
Langkah-langkah penanganan keracunan:
- Tenang dan jangan panik
- Cari bekas wadah bahan beracun yang dicurigai
- Jangan beri makan atau minum sesuatu sebelum mendapatkan nasihat dari dokter
- Segera bawa ke perawatan medis terdekat.
Penanganan keracunan karena tertelan:
Pestisida:
- Jangan rangsang muntah, karena bahan pelarut pada umumnya golongan hidrokarbon dapat terjadi aspirasi (masuknya bahan ke paru-paru).
- Berikan arang aktif (dosis dewasa 25-100 gr dan anak-anak 25-50 gr) dan segera bawa ke perawatan medis terdekat untuk diobservasi dan mendapat pertolongan lebih lanjut.
Bahan Korosif (pembersih keramik, pembersih saluran dll): segera bawa ke perawatan medis terdekat untuk diobservasi dan mendapat pertolongan lebih lanjut.
Hidrokarbon (Minyak tanah, terpentin, oli dll): jangan rangsang muntah
Obat: segera rangsang muntah (jika baru tertelan 1-2 jam) dan segera bawa ke perawatan medis terdekat untuk diobservasi dan mendapat pertolongan lebih lanjut.
Jika korban tidak sadar, kejang-kejang jangan lakukan rangsang muntah dan jangan beri minum dan segera bawa ke perawatan medis terdekat untuk diobservasi dan mendapat pertolongan lebih lanjut.
Penanganan keracunan yang terkena kulit:
- Bawa segera korban ke air mengalir atau kran air terdekat
- Hati-hati dalam melakukan pertolongan. Penolong harus menggunakan sarung tangan dan masker (bila tersedia)
- Lepaskan pakaian, arloji dan sepatu yang terkontaminasi zat beracun atau muntahannya dan simpan dalam wadah atau plastik tertutup.
- Segera cuci bagian kulit yang terkena dengan air mengalir dan sabun minimal 10 menit
- Keringkan dengan handuk yang kering dan lembut
- Jika tidak ada air, sekalah kulit dan rambut korban dengan kain atau kertas yang lembut. Jangan digosok.
- Keringkan dengan kain yang lembut.
Penanganan keracunan yang terkena mata:
- Posisi korban didudukkan atau berbaring
- Kepala tengadah dan miring ke sisi mata yang terpapar
- Secara perlahan buka kelopak mata dan bilas dengan air bersih selama 15-20 menit
- Hindari bekas air cucian mengenai wajah atau mata lainnya
- Jika masih belum yakin bersih, bilas kembali selama 10 menit.
- Jangan birkan korban menggosok matanya
- Tutuplah mata dengan kain kassa steril dan segera bawa ke dokter mata atau ke perawatan medis terdekat.
Menurut Daya pengaduan keracunan yang sering terjadi selama 2 tahun terakhir adalah akibat pestisida rumah tangga. Anda juga bisa mengontak SIKerNas melalui telepon 021-4259945 (08.00-15.30 WIB) atau HP 0813 10826879 (di luar jam kerja).
"SIKer Nasional dan SIKer Daerah memberikan pelayanan informasi tanpa memungut biaya," jelas Daya.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









