Kepala Besar Tanda Pintar?

Nurul Ulfah - detikHealth
Jumat, 28/08/2009 14:49 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: simulconsult)
Jakarta, Banyak orang percaya bahwa semakin besar otak dan lingkar kepala seseorang kecerdasannya semakin tinggi. Mungkin hal itu ada benarnya juga, karena semakin banyak sel-sel otak, informasi pun semakin banyak. Namun hal itu masih menjadi perdebatan.

Otak manusia terdiri dari otak besar (depan, tengah, belakang) dan otak kecil. Hampir 60 persen susunan otak berasal dari lemak, terutama lemak omega 3 yang diketahui sangat baik untuk kecerdasan seseorang.

Oleh karena itu, secara teori semakin besar susunan otak seharusnya orang tersebut semakin pintar, karena sel-sel otaknya akan lebih aktif dan berkembang.

Namun para peneliti berkata lain. Otak yang besar tidak selalu berhubungan dengan kepintaran seseorang. Jika volume otak dijadikan tolak ukur kepintaran, maka harusnya gajah dan lumba-lumba lebih pintar dari manusia karena ukuran otaknya yang paling besar diantara yang lainnya.

Dikutip dari Livescience, Jumat (28/8/2009), peneliti justru melihat tolak ukur pintar dan daya kognitif seseorang dari keseimbangan antara berat (massa) relatif otak dengan berat (massa) relatif tubuh.

Asal tahu saja, rata-rata otak manusia adalah 2,7 pon (1.200 gram) sedangkan otak gajah adalah 10,5 pon (4.780 gram). Jadi, dibandingkan dengan gajah, daya kognitif manusia lebih baik karena perbedaan berat otak dan tubuhnya masih lebih seimbang dibanding gajah.

Perbedaan tingkat kepintaran seseorang juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti berat jenis syaraf, perbedaan struktur otak dan faktor sosial.Next

Halaman 1 2
(fah/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit