
-
Selasa 22/05/2012 11:33 WIB
Jantung Buatan Terkecil di Dunia Dipasangkan untuk Bayi Italia -
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 10:31 WIB
WHO: 1 dari 3 Orang Dewasa Terkena Tekanan Darah Tinggi -
Selasa 22/05/2012 11:59 WIB
3 dari 4 Remaja Jadi Agak Tuli Seusai Nonton Konser Musik -
Selasa 22/05/2012 09:51 WIB
Bisakah Kanker Payudara Diobati Selain dengan Operasi? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Olahraga untuk Penderita Nyeri Sendi
- Deteksi Penyakit Lewat Kuku
- Malas Sahur Bisa Bikin Makan Serakah
- Jangan Makan Sambil Berdiri Kalau Ingin Kurus
- Agunan Medial Ligamen (MCL)
- Biang Keringat
- Aneurisma Aorta Abdominalis
Info Penyakit :
- Bio Vision Kids
- Cefadroxil Syrup
- Chlorpropamide
Info Obat :
Ekspresi Orang Asia Lebih Buruk Dibanding Orang Barat
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Assetcache)
Sebuah studi tentang cara berekspresi melalui mata menunjukkan bahwa orang Asia dan Barat memiliki cara yang berbeda dalam menunjukkan emosinya.
Dengan menggunakan kamera kecil yang melacak gerakan mata, sebanyak 12 siswa China dan Jepang diteliti untuk mengetahui bagaimana cara mereka berekspresi.
Dr Rachael E Jack dari University of Glasgow, Skotlandia menyebutkan bahwa orang Eropa cenderung melihat ke daerah mata dan mulut, sementara orang Asia lebih banyak terfokus pada mata.
Jack dan rekannya melakukan studi ini untuk mengetahui alasan yang terdapat dalam studi-studi sebelumnya yang menyebutkan bahwa orang Asia lebih sulit mencerna ekspresi wajah dibanding orang barat, terutama ekspresi negatif.
Dalam studinya tersebut, Jack merekrut 12 orang Asia yang baru masuk kuliah di University of Glasgow, Skotlandia dan belum pernah mengunjungi negara di belahan barat manapun sebelumnya.
Ekspresi wajah yang diteliti adalah bahagia, terkejut, takut, marah, sedih dan netral. Dari hasil studi tersebut, orang Asia ternyata cenderung melakukan kesalahan menginterpretasikan emosi wajah ketimbang orang barat, terutama ekspresi marah, jijik takut dan terkejut.
Melalui tes yang disebut eye tracking, orang Asia lebih banyak berkomunikasi dan melihat mimik seseorang dari mata, sedangkan orang barat membagi perhatiannya untuk mulut dan mata.
Perbedaan ekspresi itulah yang diduga menyebabkan orang Asia cenderung salah mengekspresikan mimik wajah dan lebih banyak mengalami kesulitan dalam berkomunikasi serta memiliki tingkat emosi yang lebih rendah dibanding orang barat.
Hal ini mungkin dikarenakan mata orang yang marah dan jijik hampir menunjukkan ekspresi yang sama. Begitu juga halnya dengan emosi terkejut dan takut.
"Hasil studi ini menunjukkan bahwa orang Asia memiliki kecenderungan membaca mimik wajah yang buruk dan juga mengekspresikan sesuatu lebih datar dibanding orang-orang barat yang mengakibatkan komunikasi terhambat," ujar Jack seperti dikutip Health24, Selasa (1/9/2009).
Salah satu contoh perbedaan lainnya adalah perbedaan gambar emosi yang digunakan orang barat dan Asia dalam dunia maya. "Jika orang barat menggunakan emosi :) (tanda senyum manis) untuk mengekspresikan bahagia, orang timur lebih menggunakan ^.^ (tanda senyum senang/memberi semangat) untuk mengekspresikannya," ujar Ja
(fah/ir)
BACA JUGA :









