

-
Senin 21/05/2012 11:32 WIB
Cara Merawat Kemaluan Bayi Perempuan -
Senin 21/05/2012 12:31 WIB
Ini Penyebab Orang Batuk-batuk Setelah Berhenti Merokok -
Senin 21/05/2012 12:00 WIB
10 Tahun Lebih Muda dengan Menarik Wajah dari Telinga ke Telinga -
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 11:04 WIB
7 Kebiasaan yang Turunkan Risiko Alzheimer - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,776.000
-
Rp 5,978.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Rahasia Menikmati Seks di Usia Paruh Baya
- Ekspresi Orang Asia Lebih Buruk Dibanding Orang Barat
- Olahraga untuk Penderita Nyeri Sendi
- Deteksi Penyakit Lewat Kuku
- Aarskog
- Anodonsia
- Alergi Kulit
Info Penyakit :
- Chlorthalidone
- Chloramphenikol
- Cetaler
Info Obat :
Bahaya di Balik Minuman Soda Berlabel 'Nol Kalori'
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Sheknow)
Dengan memanfaatkan kesadaran masyarakat yang mulai memikirkan asupan kalori, produsen minuman soda pun berlomba-lomba membuat produk yang rendah kalori bahkan tidak berkalori. Itulah sebabnya, di luar sana minuman soda nol kalori sangat populer dan banyak dikonsumsi.
Sebagai perbandingan saja, 1 kaleng minuman soda biasa mengandung 143 kalori, sedangkan 1 kaleng minuman soda nol kalori hanya mengandung 1 kalori. Kedengarannya seperti menyehatkan bukan?
Tapi jika Anda cermat dan teliti melihat komposisinya di kemasan produk, terdapat perbedaan yang besar antara minuman soda biasa dan nol kalori. Minuman soda nol kalori mengandung aspartam atau pemanis buatan, sementara minuman soda bisa menggunakan gula asli.
Aspartam memiliki rasa manis 180 hingga 200 kali lebih tinggi daripada gula biasa. Dalam regulasi yang dibuat oleh Food and Drug Administration (FDA), aspartam diperbolehkan penggunaannya untuk jenis minuman penurun berat badan.
Namun ternyata beberapa studi menunjukkan efek samping yang berbahaya dari aspartam, meliputi pusing-pusing, sakit kepala, perubahan mood dan reaksi pada kulit, bahkan kalori rendah pun masih bisa meningkatkan berat badan.
Dikutip dari That's Fit, Selasa (1/9/2009), sebuah studi menyebutkan bahwa ketika seseorang mengonsumsi sesuatu yang rendah kalori, dalam otaknya akan tertanam asumsi tidak apa-apa mengonsumsinya terus-terusan karena kalorinya kecil.
Dengan demikian, nafsu makan pun akan terstimulasi dan Anda akan makan lebih banyak lagi. Mengonsumsi minuman manis juga membuat seseorang ketagihan dan ingin mengonsumsi lagi dan lagi.
Sebetulnya tidak ada soda yang sehat, meskipun itu nol kalori sekalipun. Sedikit sekali nutrisi yang terkandung di dalamnya, jadi tidak ada untungnya mengonsumsinya. Ada baiknya Anda memilih air putih, jus, teh atau minuman lain yang lebih sehat ketimbang minuman bersoda.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









