
-
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 11:33 WIB
Jantung Buatan Terkecil di Dunia Dipasangkan untuk Bayi Italia -
Selasa 22/05/2012 10:31 WIB
WHO: 1 dari 3 Orang Dewasa Terkena Tekanan Darah Tinggi -
Selasa 22/05/2012 11:44 WIB
Kenapa Mata Belum Membaik Setelah Operasi Retina? -
Selasa 22/05/2012 12:24 WIB
Kena Kencing Nanah, Harus Bagaimana? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,790.000
-
Rp 471.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- 4 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis
- Saat Gelap Gunakan Indra Penciuman
- Pria Swedia Berusaha Mati-matian Menyusui Bayinya
- Probiotik Bantu Ibu Hamil Menjaga Berat Badan
- Anhidrosis
- Biduran/Kaligata
- Anal Fissure
Info Penyakit :
- Bio Vision
- Ambroxol 15 mg/5ml Syrup
- Bio Vision Kids
Info Obat :
Pil Aborsi di Amerika Tidak Memenuhi Target
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: mediamatic)
Penggunaan pil aborsi yang diharapkan bisa memperluas akses untuk pasien yang akan melakukan aborsi ternyata tidak berjalan dengan baik. Pil aborsi tersebut tetap saja tidak bisa menjangkau banyak daerah.
Pil aborsi dengan nama RU-486 memungkinkan semua dokter untuk melakukan aborsi lebih awal. Pil RU-486 yang juga disebut dengan mifepristone, disetujui oleh badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA) pada tahun 2000 sebagai obat aborsi pada masa-masa awal kehamilan jika pasien memang harus melakukan aborsi. Hal ini karena bisa dilakukan dalam beberapa hari setelah pembuahan, tanpa operasi dan hanya membutuhkan resep dokter saja.
Dr Lawrence B. Finer dan Dr Junhow Wei dari Guttmacher Institute di New York City melaporkan bahwa di tahun 2005, sebanyak 96 persen dari penyedia pelayanan yang menulis resep untuk RU-486 terletak di daerah metropolitan, hanya 3 persen yang berada di daerah mikropolitan. Daerah mikropolitan hanya terdiri dari 10.000 hingga 50.000 penduduk dan hanya 1 persen yang berada di kota-kota kecil, seperti dilansir Reuters, Selasa (8/9/2009).
Faktanya, dari 902 fasilitas kesehatan termasuk tempat praktik dokter, klinik dan rumah sakit dimana bisa didapatkan RU-486 yang sudah ditentukan pada tahun 2007, hanya sedikit yang menyediakan pil tersebut dan itupun terletak lebih dari 50 mil jauhnya dari klinik bedah.
Dalam jurnal Obstetri dan Ginekologi, Finer dan Wei juga melaporkan bahwa pada tahun 2007 kira-kira dilakukan 158.000 aborsi yang menggunakan pil RU-486, dan 21 persen telah memenuhi syarat aborsi.
Proporsi penyedia pil aborsi di setiap negara bervariasi mulai dari 0 persen hingga 100 persen. Negara yang memiliki proporsi terendah adalah South Dakota, Hawaii, Idaho, Oklahoma, West Virginia dan District of Columbia dan negara dengan proporsi tertinggi adalah Wyoming, South Carolina, Kentucky, Louisiana, North Dakota dan Kansas.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









