
-
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 11:33 WIB
Jantung Buatan Terkecil di Dunia Dipasangkan untuk Bayi Italia -
Selasa 22/05/2012 10:31 WIB
WHO: 1 dari 3 Orang Dewasa Terkena Tekanan Darah Tinggi -
Selasa 22/05/2012 11:44 WIB
Kenapa Mata Belum Membaik Setelah Operasi Retina? -
Selasa 22/05/2012 12:24 WIB
Kena Kencing Nanah, Harus Bagaimana? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 2,790.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Menkes akan Bahas Namru dalam Kerjasama Bilateral dengan AS
- Menkes Komplain Tapi Suka Acara Hipnotis di TV
- Pelihara Binatang Jangan Asal
- Infeksi Bikin Penderita Alzheimer Tambah Pikun
- Kanker Tulang
- Flu Tulang
- Cedera Tulang Ekor
Info Penyakit :
- Herbal: Patah Tulang
Info Obat :
Cek Kandungan Metal Tulang Biar Tak Cepat Mati
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Richardchiropractic)
Dalam studi yang berlangsung selama 9 tahun tersebut, Dr. Marc G. Weisskopf dari Harvard School of Public Health, Boston pun mengatakan bahwa risiko terkena serangan jantung 6 kali lebih besar pada mereka yang tulangnya mengandung metal tinggi.
"Ini adalah pertanda bahwa tulang pun harus rutin dicek sebagaimana halnya dengan darah," ujar Weisskopf seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/9/2009).
Selama ini pengukuran bahan metal dalam tubuh hanya melalui darah, namun cara tersebut ternyata kurang efekif dibanding pengukuran dari tulang.
Mengukur kandungan bahan metal dan logam melalui tulang bisa menunjukkan apa yang terjadi beberapa tahun hingga dekade sebelumnya sehingga bisa mendeteksi penyakit yang sudah tertimbun dalam tubuh lebih akurat.
Weisskopf dan rekannya menganut paham Hippocrates, dimana terdapat hubungan antara kelebihan bahan metal dalam tubuh dengan risiko penyakit jantung.
Studi yang melibatkan 868 partisipan pria berusia rata-rata 67 tahun itu mencoba mengecek kandungan metal dari bagian lutut. Selama studi berlangsung, 241 partisipan pun meninggal dunia, dan setelah diteliti level bahan metal dalam tulangnya ternyata lebih tinggi dibanding mereka yang belum meninggal.
Partisipan yang memiliki kandungan metal yang tinggi dalam tulangnya rata-rata meninggal karena penyakit jantung yang disebut ischemic heart disease yang disebabkan karena terhambatnya arteri dan mengakibatkan rusaknya sistem saraf, tekanan darah dan merusak jaringan dalam jantung.
Kandungan metal bisa masuk ke dalam tubuh melalui asap rokok, cemaran air yang mengandung logam atau bahan-bahan yang terbuat dari metal lainnya. Menghindari faktor-faktor risiko tersebut bisa menghindarkan seseorang dari kematian lebih cepat.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









