

-
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 12:31 WIB
Ini Penyebab Orang Batuk-batuk Setelah Berhenti Merokok -
Senin 21/05/2012 11:32 WIB
Cara Merawat Kemaluan Bayi Perempuan -
Senin 21/05/2012 12:00 WIB
10 Tahun Lebih Muda dengan Menarik Wajah dari Telinga ke Telinga -
Senin 21/05/2012 11:04 WIB
7 Kebiasaan yang Turunkan Risiko Alzheimer - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,776.000
-
Rp 5,978.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Cari Suami Tak Perlu Pintar, Kecerdasan Anak Turun Dari Ibu
- Pornografi Menurunkan Kecerdasan
- Kaki Menderita Gara-gara Mode
- Berbagi Tempat Tidur Tak Bagus untuk Kesehatan
- Behcet Syndrome
- Bakteri Gastroenteritis
- Apoplexy
Info Penyakit :
- Ceftizoxime
- Abciximab
- Clopidogrel
Info Obat :
Habis Diet Melar Lagi
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto: healthydietsthatwork.com)
Dikutip dari Health24, Sabtu (12/9/2009) ada beberapa hal yang membuat diet yang tadinya sukses tiba-tiba gagal total.
1. Diet dilakukan dengan drastis
Studi sudah membuktikan bahwa seseorang yang melakukan diet instan, cepat atau drastis akan mengalami kenaikan berat badan lagi dengan cepat. Hal ini dikarenakan tubuh belum bisa beradaptasi dengan keadaan yang sekarang. Mengurangi asupan secara drastis hanya akan menimbun nafsu makan dan suatu saat bisa meledak.
2. Mengurangi karbohidrat tapi makan snack
Anda kira dengan mengurangi karbohidrat saja sudah cukup? Asal tahu saja, karbohidrat hanya berkontribusi sebanyak 16 kilojoule untuk tubuh. Yang harus diwaspadai adalah makanan-makanan kecil (snack) yang banyak mengandung gula, protein dan minyak. Orang yang berhasil diet biasanya merasa aman-aman saja kalau makan sesuatu dengan porsi kecil, padahal siapa tahu dalam porsi kecil itu terdapat gula atau lemak yang tinggi.
3. Konsumsi obat atau minuman pelangsing
Bahan-bahan yang terdapat dalam produk pelangsing seperti Ephedra bisa sangat membahayakan tubuh. Meskipun dibilang dari bahan alami, tapi ternyata efeknya tidak baik untuk pencernaan dan ginjal karena memiliki sifat laksatif atau diuretik. Selain itu, jika Anda menggunakan produk-produk pelangsing untuk diet, risiko kecanduan pun bisa terjadi sehingga ketika Anda sudah tidak minumobat itu lagi berat badan menjadi bertambah lagi.
4. Depresi
Keadaan emosi yang tidak stabil bisa meningkatkan nafsu makan seseorang dan melupakan bagaimana susah payahnya Anda menurunkan berat badan sebelumnya. Depresi membuat hormon serotonin yang mengatur pencernaan makanan menjadi menurun sangat drastis (drop).
Hasilnya tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga, dan saat itu pula pikiran yang ada di otak adalah bagaimana caranya membangun tenaga untuk meningkatkan level serotonin. Akhirnya tubuh tergerak untuk lebih banyak makan karbohidrat, gula, kue dan cokelat.
5. Efek pengobatan
Banyak obat dan tindakan medis yang menyebabkan berat badan kembali bertambah diantaranya mengonsumsi pil hormon, orticosteroids, antidepressants and anxiolytics. Solusinya yaitu konsultasikan dengan dokter apakah ada obat lain yang bisa mengobati tanpa menambah berat badan dan jangan lupa olahraga agar badan tetap bergerak dan bisa membakar kalori lebih banyak jika berat badan kembali bertambah.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









