

-
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 12:31 WIB
Ini Penyebab Orang Batuk-batuk Setelah Berhenti Merokok -
Senin 21/05/2012 11:32 WIB
Cara Merawat Kemaluan Bayi Perempuan -
Senin 21/05/2012 12:00 WIB
10 Tahun Lebih Muda dengan Menarik Wajah dari Telinga ke Telinga -
Senin 21/05/2012 11:04 WIB
7 Kebiasaan yang Turunkan Risiko Alzheimer - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 5,978.000
-
Rp 464.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Cara Mudah Bikin Perempuan Merasa Lebih Baik
- Nggak Bisa Berhenti Makan? Salahkan Otak Anda!
- Puasa Bubar, Badan Melar Lagi
- Tips Makan Sehat Saat Lebaran
- Acne Rosacea
- Anemia
- Argyria
Info Penyakit :
- Doxycycline 100 mg
- Bupropion
- Cholestyramine
Info Obat :
Mengenal Ciri Pembohong Lewat Ekspresi
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Goodhoousekeeping)
Mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak ternyata gampang-gampang susah. Terkadang kita sulit menentukan apakah itu fakta atau hanya rekayasa jika seorang pembohong berkata. Namun peneliti menemukan beberapa ciri yang bisa dijadikan petunjuk kebohongan seseorang.
Setelah melakukan tes online, peneliti dari Texas Christian University menemukan salah satu ciri kebohongan dari senyuman. Senyum yang keluar dari seorang pembohong akan tampak beda dengan senyum yang ikhlas dan sungguh-sungguh.
Seorang profesor psikologi dari UCSF dan pengarang buku Telling Lies, Paul Ekman pun mengembangkan satu cara untuk membedakan antara emosi yang sesungguhnya dengan emosi yang palsu atau pura-pura melalui otot-otot di wajah.
Melalui The Facial Action Coding System (FACS), ekspresi seseorang bisa diketahui dengan ekspresi yang disebut microexpressions. Meskipun senyum palsu dan senyum sungguh-sungguh menggunakan otot yang sama, namun senyum yang ikhlas dan sungguh-sungguh tercipta melalui otak yang sadar, sedangkan senyum yang palsu tidak.
Sebagai contoh, otot zygomaticus major sama-sama menarik pipi ke atas pada orang yang senyum, baik itu senyum palsu maupun sungguhan. Namun pada mereka yang senyum dengan ikhlas, bagian otak yang mengontrol emosi juga meningkatkan kerja otot orbicularis oculi dan pars orbitalis. Otot tersebut tidak hanya menarik pipi ke atas tapi juga alis.
"Kuncinya adalah melihat lipatan antara kelopak mata dan alis ketika tersenyum. Orang yang senyum dengan ikhlas dan sungguh-sungguh memiliki area lipatan yang menurun dan alis yang sedikit melengkung ke bawah. Memang sulit menerka mimik wajah tersebut jika belum ahli," ujar psikolog asal UC Santa Barbara, Bella DePaulo seperti dilansir Yourtango, Kamis (24/9/2009).
Pembohong juga bisa dikenali lewat gerakan tubuhnya. Berdasarkan Journal of Accounting yang dibuat oleh Joseph Wells dari Association of Certified Fraud Examiners, pembohong biasanya lebih banyak berkata-kata dan menunjukkan sikap gelisah. Bahkan menurut Joseph, pembohong biasanya menutup mulutnya ketika berbohong.
Menurut peneliti di University of Texas, pembohong juga lebih banyak komplain, sering berganti-ganti pilihan kata, dan cenderung menggunakan referensi orang ketiga dibanding dirinya sendiri. Mereka juga mengeluarkan emosi negatif seperti marah, frustasi atau takut.
Dalam studi yang dipublikasikan Neuroreport, berbohong ternyata ada hubungannya dengan waktu. Studi mengatakan bahwa seseorang sudah berbohong sejak usia 4 atau 5 tahun. Jadi ketika kecil sudah mulai berbohong kemungkinan besarnya akan jadi pembohong juga.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









