
-
Selasa 22/05/2012 13:03 WIB
Anak Masa Kini Alami Kecanduan TV dan Komputer Seumur Hidupnya -
Selasa 22/05/2012 12:34 WIB
Terapi Hormon untuk Perempuan Menopause Lebih Banyak Manfaatnya -
Selasa 22/05/2012 12:24 WIB
Kena Kencing Nanah, Harus Bagaimana? -
Selasa 22/05/2012 11:01 WIB
Dokter Pakai Semen untuk 'Tambal' Dada Pasien Pasca Operasi -
Selasa 22/05/2012 13:56 WIB
Hati-hati, 'Mati di Atas Pusar' Karena Beli Viagra Sembarangan - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,087.000
-
Rp 2,790.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Telur Bantu Perkembangan IQ Anak
- Ibu Hamil Tak Bisa Lepas Dari Barang Ini
- Ibu Hamil Merokok, Anak Bisa Kelainan Jiwa
- Anak Cerdas Dengan Senam Otak
- Abrasi Gigi
- Biduran/Kaligata
- Aneurisma Aorta Torakalis
Info Penyakit :
- Anistreplase
- Cilostazol
- Cefepime
Info Obat :
Bolehkah Ibu Hamil Tetap Menyusui?
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: hubpages)
Kekhawatiran ini diakibatkan karena takut menimbulkan kontraksi awal atau anak yang menyusui menendang perut ibu yang sedang hamil tersebut. Sehingga terkadang banyak ibu yang berusaha menyapih anaknya yang menyusui ketika sedang hamil lagi.
Hal yang paling membuat ibu khawatir adalah terjadinya kontraksi saat sedang menyusui anaknya. Kontraksi ini terjadi karena stimulasi puting susu akan melepaskan hormon oksitosin yang masuk ke aliran darah. Oksitosin ini penting pada saat menyusui karena merupakan zat kimia yang bertugas memberitahukan jaringan air susu ibu untuk berkontraksi. Selain itu, hormon oksitosin juga memberitahukan ke jaringan yang berhubungan dengan rahim untuk berkontraksi selama menyusui.
Penelitian yang dilakukan oleh Sherrill Moscona pada tahun 1993 terhadap 57 ibu yang menyusui selama hamil di California, menyimpulkan bahwa menyusui mengakibatkan konsekuensi yang tidak jelas terhadap ibu hamil.
Meskipun belum diketahui dengan pasti dampak apa yang ditimbulkan jika ibu yang sedang hamil tetap menyusui, sebaiknya ibu hamil berhenti menyusui anaknya jika mengalami beberapa tanda berikut ini, seperti dikutip dari Pregnancy, Selasa (6/10/2009):
- Mengalami kontraksi lebih dari 4 kali dalam satu jam.
- Merasakan tekanan pada tulang panggul.
- Mengalami kram seperti saat menstruasi.
- Meningkatnya cairan yang keluar dari vagina seperti lendir, darah atau air.
- Sakit pada bagian tulang belakang bawah.
Hal yang harus dipertimbangkan adalah kebutuhan ibu untuk beristirahat harus mencukupi, pertimbangkan berat badan yang diperoleh selama hamil serta rasa kesejahteraan secara menyeluruh. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah menyusui dapat menyakitkan atau mengagitasi ibu yang sedang hamil tersebut, sehingga mengakibatkan beberapa ibu melakukan penyapihan terhadap anak yang menyusui.
Penting untuk diketahui adalah produksi susu cenderung menurun sejak memasuki usia pertengahan kehamilan. Tapi kunci untuk dapat memahami apakah menyusui aman selama hamil adalah rahim dan reseptor dari oksitosin itu sendiri. Karena sel-sel rahim bisa mendeteksi keberadaan dari oksitosin sehingga menyebabkan kontraksi.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









