

-
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 13:32 WIB
Vasektomi & Tubektomi Paling Tepat Buat Orang Indonesia -
Senin 21/05/2012 13:17 WIB
Berapa Usia Kehamilan yang Boleh Terbang Naik Pesawat? -
Senin 21/05/2012 12:31 WIB
Ini Penyebab Orang Batuk-batuk Setelah Berhenti Merokok -
Senin 21/05/2012 12:00 WIB
10 Tahun Lebih Muda dengan Menarik Wajah dari Telinga ke Telinga - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,776.000
-
Rp 5,978.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- 4 Jenis Teman yang Harus Dimiliki
- Suami Lebih Tega Meninggalkan Istrinya yang Sakit
- Alat Pemalsu Keperawanan Laris Manis di Indonesia
- Menghindari Panas Matahari? Pakai Saja Baju Biru dan Merah
- Bangun Tidur Tidak Teratur
- Bronkus Pecah
- Aase
Info Penyakit :
- Bunazosin
- Atorvastatin
- Acebutolol
Info Obat :
Makan Terlalu Cepat Bisa Cepat Gendut
Hani K - detikHealth
(Foto: telegraph.co.uk)
Selama ini orang yang sedang mengikuti program penurunan berat badan kerap berpikir faktor utama untuk mengurangi berat badan adalah jumlah makanan yang masuk. Tapi ternyata kecepatan makan adalah faktor yang tak kalah penting.
Seperti dilansir dari Growyouthful.com, Sabtu (18/10/2009), tubuh memerlukan kira-kira 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Jika Anda mempuyai kebiasaan makan cepat, Anda akan cenderung makan berlebih sebelum tubuh sempat mengirimkan sinyal kenyang.
Selain itu makan terlalu cepat membuat tubuh dipaksa untuk mencerna lebih cepat dan Anda akan kehilangan nutrisi sebelum makanan dicerna secara sempurna. Walaupun tidak mempunyai banyak waktu untuk makan karena kesibukan kerja, berusahalah untuk selambat mungkin mengunyah makanan.
Ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengurangi kecepatan makan namun tidak menambah waktu Anda untuk makan:
- Makanlah sedikit makanan ringan seperti buah, 20 menit sebelum makanan utama.
- Misalnya 20 menit sebelum anda pergi makan siang.
- Kurangi porsi makan. Dengan mengurangi porsi makan, waktu yang dibutuhkan untuk makan perlahan tidak akan lebih lama dibandingkan dengan makan banyak dengan cepat. Anda pun akan tidak merasa lapar walaupun makan lebih sedikit.
- Minum air putih sebelum makan.
- Nikmati dan syukuri makanan Anda.
- Berikanlah waktu untuk tubuh mencerna dan mengirimkan sinyal kenyang.
Dengan memperlambat tempo makan. Anda dapat mendapatkan berat tubuh yang ideal dan dapat menikmati hidup yang lebih sehat.
Penelitian soal makan cepat ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh peneliti Jepang dari Osaka University yang dimuat dalam British Medical Journal. Para ahli melakukan penelitian terhadap 3.000 orang mengenai cara makan mereka.
Hasilnya, setengah dari mereka mengaku cenderung makan terlalu cepat. Dibandingkan mereka yang makan dengan tempo lambat ternyata dari jumlah itu 84 persen responden pria mengalami kelebihan bobot. Begitu pula dengan wanitanya yang mengalami kelebihan berat lebih dari dua kali.
Responden yang melahap makan dengan cepat juga cenderung akan terus makan sampai mereka merasa kenyang.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









