

-
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 13:32 WIB
Vasektomi & Tubektomi Paling Tepat Buat Orang Indonesia -
Senin 21/05/2012 13:17 WIB
Berapa Usia Kehamilan yang Boleh Terbang Naik Pesawat? -
Senin 21/05/2012 14:01 WIB
Pakar Kependudukan Minim, Beasiswa Ilmu Kependudukan Diperbanyak -
Senin 21/05/2012 12:00 WIB
10 Tahun Lebih Muda dengan Menarik Wajah dari Telinga ke Telinga - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 464.000
-
Rp 2,776.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Donor Sperma Cacat Lahirkan Anak Kelainan Jantung
- Bentuk Tubuh Pear dan Apel Lebih Rawan Kena Pembekuan Darah
- Es Krim Spesial untuk Penderita Kanker
- Pesan Misterius Ungkap Penyakit Aneh Akromegali
- Anemia
- Autoimun Anemia Hemolitik Idiopatik
- Idiopatik Aplastik Anemia
Info Penyakit :
- Cefotaxime
- Antalgin 500 mg Btl
- Beraprost
Info Obat :
Obat Anemia Tidak Aman untuk Penderita Ginjal dan Diabetes
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Sweden)
"Manfaat yang seharusnya bisa mengobati anemia justru menimbulkan risiko stroke," ujar Dr. Marc A. Pfeffer, profesor bagian kardovaskular dari Brigham and Women's Hospital, Boston seperti dikutip dari Healthday, Senin (2/11/2009).
Penemuan ini menurut Pfeffer harus dijadikan perhatian khusus oleh para dokter maupun pasien karena selama ini jika seseorang kekurangan darah, mereka akan diresepkan obat anemia oleh dokter.
"Persepsi memberikan obat anemia bisa membuat pasien labih baik ternyata berlawanan dengan fakta kualitas hidup pasien, terutama pasien diabetes dan gagal ginjal. Mereka justru bisa terserang stroke jika minum obat itu," jelas Pfeffer.
Hasil studi ini dilaporkan dalam the New England Journal of Medicine dan dibahas dalam the American Society of Nephrology in San Diego. Dalam studinya, peneliti memberikan obat anemia dan obat plasebo (tidak mengandung apa-apa) pada 4.000 pasien yang menderita diabetes, ginjal kronis dan anemia.
Dan hasilnya, sebanyak 632 pasien yang mendapat obat anamia (Aranesp) meninggal karena stroke. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding pasien yang mendapat obat plasebo, yang berjumlah 602 orang.
Tak hanya itu, 101 pasien yang mendapat obat anemia pun mengalami stroke ringan dan berat sedangkan yang mendapat obat plasebo hanya sekitar 53 orang. Pfeffer pun berasumsi bahwa pasien dengan penyakit ginjal dan diabetes lebih rentan terkena stroke.
Meskipun demikian, Pfiffer mengatakan memang ada keuntungan obat anemia tersebut, yaitu pasien menjadi jarang lelah. Namun untuk jangka waktu panjang, manfaatnya akan lebih kecil karena lebih banyak risikonya. "Dan selama ini dokter hanya memikirkan efek jangka pendeknya, bukan jangka panjangnya, "jelas Pfiffer.
Obat anemia yang biasa diresepkan dokter untuk pasien diabetes, ginjal kronis dan anemia ringan atau berat adalah Darbepoetin alfa atau Aranesp yang dikenal juga dengan Erythropoiesis-Stimulating Agent (ESA). Obat ini telah lama dipakai di kalangan medis dan diresepkan dokter, yaitu sekitar dua dekade.
"Penemuan ini sedikit mengejutkan, karena butuh 20 tahun untuk menentukan apakah obat ini aman atau tidak, dan sekarang kita sudah tahu jawabannya," ujar Dr. Phillip Marsden, profesor dari the University of Toronto. Namun penemuan ini sekaligus membuat para dokter kebingungan menentukan obat anemia apa yang aman untuk penderita diabetes atau ginjal.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









