

-
Senin 21/05/2012 15:31 WIB
Rawatlah Alat Vital si Buyung dengan Cara Ini -
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 15:14 WIB
Nikah 6 Bulan, Tapi Suami Takut Coitus -
Senin 21/05/2012 13:32 WIB
Vasektomi & Tubektomi Paling Tepat Buat Orang Indonesia -
Senin 21/05/2012 13:17 WIB
Berapa Usia Kehamilan yang Boleh Terbang Naik Pesawat? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,776.000
-
Rp 464.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsuko- Aneurisma Otak
- Amaurosis Fugax
- Anhidrosis
Info Penyakit :
- Ciprofloxacin 500 mg
- Carvedilol
- Bio Vision
Info Obat :
Memprediksi Tinggi Badan Anak
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: sheknows)
Ada banyak rumus yang digunakan oleh orang-orang dalam memperkirakan berapa tinggi anaknya nanti. Seperti mengambil tinggi saat berusia 2 tahun lalu dikali misalnya tinggi anak ketika usia dua tahun 80 cm dikali 2 menjadi 160 cm. Atau ada juga yang menambahkan tinggi orangtuanya lalu dibagi dua, misalnya tinggi ayah 170 Cm dan tinggi ibu 165 cm keduanya dijumlahkan menjadi 335 cm dibagi 2 hingga menjadi 167,5 cm untuk perkiraan tinggi anak saat dewasa.
Selain itu ada juga skema perhitungan yang lebih rumit dengan memperhitungkan bulan kelahiran, warna mata atau tinggi si anak saat lahir. Diantara perhitungan tersebut ada yang didasarkan oleh beberapa ide ilmiah, namun sebagian besar hanya merupakan tebakan yang masuk akal.
Semua orang tahu bahwa faktor genetik merupakan hal penting dan memberikan pengaruh yang besar hingga si anak dewasa nanti. Setelah mempelajari ribuan anak dan orangtuanya, terbentuk sebuah rumus yang telah dikembangkan untuk membantu mengetahui pertumbuhan tinggi anak hingga mencapai potensi genetik, seperti dikutip dari Parenting, Jumat (6/11/2009), yaitu:
- Tambahkan tinggi kedua orangtua bisa dengan menggunakan satuan inci atau sentimeter.
- Membagi jumlah tersebut dengan angka 2.
- Setelah dibagi tambahkan 2,5 inci (jika menggunakan satuan inci) atau 6,5 cm (jika menggunakan satuan cm).
- Angka yang didapatkan adalah tinggi midparental (pertengahan tinggi) untuk anak.
- Tinggi anak yang sebenarnya adalah +/- 4 inci atau +/- 10 cm. Itu adalah range tinggi anak Anda.
Ada faktor lain yang juga mempengaruhi tinggi badan anak yaitu nutrisi dan olahraga atau aktivitas anak. Dalam memenuhi faktor nutrisi sebaiknya anak sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulangnya.
Sedangkan untuk olahraga diharapkan anak melakukan olahraga yang memberikan beban pada tulangnya seperti atletik, lompat tali, basket, bulutangkis atau renang. Olahraga seperti ini akan merangsang tulang untuk tumbuh lebih tinggi akibat hentakan berat badan yang dihasilkan dari olahraga tersebut.
Meskipun belum ada data pasti kapan usia anak sudah tidak bisa tinggi lagi, tapi diperkirakan saat berusia 21 tahun pertumbuhan tinggi anak terhenti. Kalaupun masih bisa bertambah hanya sedikit sekali sekitar 1 sampai 2 cm saja.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









