detikhealth

Puasa 14 Jam Sebelum Tes Kolesterol Buang-buang Waktu

Irna Gustia - detikHealth
Kamis, 12/11/2009 11:30 WIB
(Foto: cholesterolsimplified)
London, Jutaan orang di dunia selalu disarankan puasa 14 jam sebelum uji kolesterol. Namun para ahli menemukan puasa selama 14 jam ternyata buang-buang waktu karena tanpa puasa pun makanan tidak akan mengganggu uji kolesterol.

Dengan penemuan ini, peneliti berharap tes kolesterol yang dilakukan jutaan orang di mancanegara bisa menjadi lebih mudah.

Selama ini pasien disarankan berpuasa sebelum tes kolesterol karena khawatir jika tidak puasa lemak dari makanan dapat mempengaruhi pengukuran kolesterol. Dengan puasa tubuh diyakini punya cukup waktu untuk mencerna makanan dalam sistem pencernaan dan menghapus partikel lemak dari darah sehingga darah benar-benar bersih ketika dites.

Cara seperti ini selama ini dianggap menghasilkan tes akurat untuk menghitung kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) yang menjadi penyebab penyakit jantung.

Namun studi yang dilakukan peneliti dari Cambridge terhadap 300.000 orang yang dilakukan di 21 negara menemukan makan tidak mempengaruhi hasil pengujian kolesterol.

"Temuan ini menunjukkan bahwa pengukuran kolesterol setidaknya sama baik dan bisa jadi lebih baik dengan tanpa puasa," kata Prof Yohanes Denmark seperti dilansir dari Telegraph, Kamis (12/11/2009).

Dari temuan ini juga didapatkan bahwa untuk menguji risiko penyakit vaskular cukup dengan mengukur kadar kolesterol baik atau apolipoprotein. Padahal cara sebelumnya adalah dengan mengukur kadar trigliserida yang caranya lebih rumit ketimbang menggunakan apolipoprotein atau mengukur HDL.

Tapi ternyata pengukuran trigliserida dalam darah untuk mengetahui kadar kolesterol tidak terlalu memberikan informasi tambahan mengenai risiko vaskular. Pengukuran trigliserida lebih banyak manfaatnya untuk mengetahui risiko pankreatitis.

Rekomendasi Obat


(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit