

-
Senin 21/05/2012 15:31 WIB
Rawatlah Alat Vital si Buyung dengan Cara Ini -
Senin 21/05/2012 15:14 WIB
Nikah 6 Bulan, Tapi Suami Takut Coitus -
Senin 21/05/2012 15:42 WIB
541 Ribu Orang Indonesia Terancam HIV Positif di 2014 -
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 16:00 WIB
Cara-cara Tidak Ilmiah yang Dipercaya Bikin Awet Muda - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 5,978.000
-
Rp 464.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Gadis 2 Tahun Berotak 80 Tahun Bisa Jalan Lagi
- Penyebab Sinus dan Polip Akhirnya Terkuak
- Bangun Dari Koma Setelah 23 Tahun
- Gen Penyebab Tumor Otak Ditemukan
- Kanker Darah (Leukemia)
- Kanker Indung Telur
- Kanker Anal
Info Penyakit :
- Adenosine
- Ciprofloxacin 500 mg
- Antasid
Info Obat :
12 Jenis Kanker Bisa Dideteksi Sekaligus
Nurul Ulfah - detikHealth
ilustrasi (Foto : Goodhealth)
Pemeriksaan 12 jenis tumor marker sekaligus dalam satu kali pemeriksaan ini baru pertama kali di Indonesia, yang dirintis oleh Laboratorium Klinik Prodia Jakarta. Bekerjasama dengan Malaysia, kini pemeriksaan 12 jenis tumor marker bisa dideteksi langsung dengan menggunakan sebuah protein chip.
Selama ini, pemeriksaan tumor marker hanya bisa dilakukan satu per satu. Tapi kini, dengan teknologi Biomarker C12 Protein Chip, 12 jenis tumor marker bisa langsung terdeteksi untuk skrining beberapa jenis penyakit kanker antara lain kanker hati, paru, lambung, esophagus (kerongkongan), prostat, usus besar, payudara, ovarium, pankreas, rahim, testis, kandung kemih dan endometrium.
“Biaya pemeriksaannya pun lebih murah. Jika kita melakukan pemeriksaan 12 jenis tumor marker tersebut satu per satu, biayanya mencapai Rp. 3-4 juta. Sedangkan pemeriksaan Biomarker C12 ini biayanya Cuma Rp. 1,5 juta saja” ujar Ampi Retnowardani, Marketing Communication Manager Prodia dalam acara press briefing “Konsep Baru dalam Skrining Kanker dengan Biomarker C12 Protein Chip” di Laboratorium Klinik Prodia Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Menurut data dari Anti Cancer Research tahun 2004, kenker diketahui sebagai penyebab kematian nomor 2 di dunia setelah jantung. Tapi pada tahun 2010 diprediksikan menjadi pembunuh nomor 1. Biasanya penderita kanker baru sadar dirinya terkena kanker saat memasuki stadium lanjut.
"Itu karena sel kanker tumbuhnya perlahan-lahan dan pada stadium awal umumnya tidak bergejala. Ditambah lagi dengan rasa malas untuk memeriksakan diri," ujar Dr Agus Kosasih, SpPK, konsultan Prodia dan penanggung jawab laboratorium patologi RS Kanker Dharmais.
"Prinsip dasar dari Biomarker C-12 Protein Chip adalah mendeteksi sinyal tumor atau kanker yang ada dalam tubuh melalui sampel darah. Secara sederhananya, darah dimasukkan ke dalam chip, lalu chip reader akan membaca sinyal adanya kanker dari protein asing dalam darah yang nanti disesuaikan dengan standarnya," jelas Dr Agus.
Tujuan utama dari penggunaan chip ini sebenarnya untuk memantau efek pengobatan terhadap perkembangan kanker. "Tapi bisa juga untuk sekedar ingin tahu saja, apa kita punya kanker atau tidak dalam tubuh. Karena meski kelihatan dari luar sehat-sehat saja, tapi sebenarnya setiap sel dalam tubuh kita berpotensi menjadi kanker. Apalagi kalau sudah ada benjolan yang agak aneh, harusnya langsung curiga sampai terbukti itu benar-benar kanker atau bukan," tutur Dr Agus.
Namun sayangnya, meski teknologi ini sudah ada di Indonesia, tapi alatnya hingga kini masih berada di Malaysia karena Biomarker C-12 Protein Chip ini merupakan hasil kerjasama laboratorium klinik Prodia dengan HSC Medical Centre Kulala Lumpur Malaysia.
"Kita hanya melakukan sampling darah disini. Untuk pemeriksaannya, kita kirim ke Malaysia. Tapi dengan begitu kan menguntungkan pasien juga, karena tidak usah repot-repot ke Malaysia. Hasilnya sudah bisa diketahui seminggu kemudian," ujar Ampi.
Jadi dengan alat ini, bisa diketahui bibit kanker apa saja yang bersarang dalam tubuh kita. Seperti paket komplit saja, mudah, murah dan cepat.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









