

-
Senin 21/05/2012 15:31 WIB
Rawatlah Alat Vital si Buyung dengan Cara Ini -
Senin 21/05/2012 15:14 WIB
Nikah 6 Bulan, Tapi Suami Takut Coitus -
Senin 21/05/2012 15:42 WIB
541 Ribu Orang Indonesia Terancam HIV Positif di 2014 -
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental -
Senin 21/05/2012 16:00 WIB
Cara-cara Tidak Ilmiah yang Dipercaya Bikin Awet Muda - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,776.000
-
Rp 5,978.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Menyusui Tak Bikin Payudara Kendur
- Menentukan Waktu Kelahiran Bayi Berbobot Kecil
- Ftalat Mengubah Anak Lelaki Jadi Feminin
- Saat Monster dan Naga Menghantui si Kecil
- Anemia
- Atresia Bilier
- Anhidrosis
Info Penyakit :
- Antalgin 500 mg Btl
- Aspirin
- Carbamazepine 200 mg
Info Obat :
Hamil yang Aman untuk Penderita Hepatitis B
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: healthplusclinics)
Virus hepatitis B biasanya bersarang di organ hati yang bisa menyebabkan pengerasan hati hingga kanker hati yang berujung pada kematian jika telat diobati. Masa inkubasi dari virus hepatitis B ini adalah 15 sampai 180 hari.
"Penderita hepatitis B tidak masalah jika ingin hamil yang penting rajin mengontrol diri dan janinnya," kata Dr. Unggul Budihusodo, SpPD-KGEH dari Divisi hepatologi departemen penyakit dalam FKUI/RSCM, saat dihubungi detikHealth, Rabu (18/11/2009).
Bagaimana cara hamil yang aman untuk penderita Hepatitis B?
1. Sebelum hamil lakukan kontrol untuk mengetahui dengan pasti berapa jumlah virus dan tipe virusnya apakah virus aktif atau pasif.
2. Saat usia kehamilan 6 bulan ke atas, ibu hamil diberikan obat antivirus yang harus diminum setiap hari. Ini berguna agar virus yang ditularkan kepada bayi tidak terlalu banyak sehingga lebih aman.
3. Memberikan imunisasi pasif dan imunisasi aktif pada bayi yang baru dilahirkan.
Imunisasi pasif harus diberikan sesaat setelah bayinya lahir. Imunisasi ini berisi serum antibodi (hepatitis B immune globulin atau HBIG). Harganya cukup mahal dan serum ini hanya bertahan 1 bulan saja, jadi harus didukung dengan imunisasi aktif.
Sedangkan imunisasi aktif berisi antigen sehingga nantinya tubuh membuat antibodi sendiri yang bisa bertahan lebih lama di dalam tubuh. Imunisasi aktif ini diberikan sebanyak 3 kali yaitu setelah imunisasi pasif, 3 bulan kemudian dan 6 bulan berikutnya agar bisa memberikan perlindungan yang maksimal pada bayi.
Setelah melahirkan, si ibu juga harus melakukan kontrol kembali untuk memonitor jumlah dan keadaan virus dalam tubuhnya apakah bisa diobati atau tidak. Karena ada beberapa orang yang bisa sembuh dari hepatitis B secara total. "Ini tergantung dari jumlah virus dalam tubuh, tipe virus dan faktor lainnya," kata Dr Unggul.
Jadi bagi ibu yang terdiagnosa Hepatitis B tetap bisa hamil asalkan rajin melakukan kontrol dan berkonsultasi dengan dokter serta memberikan perlindungan pada bayinya melalui obat antivirus serta imunisasi pasif dan aktif.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









