

-
Senin 21/05/2012 15:31 WIB
Rawatlah Alat Vital si Buyung dengan Cara Ini -
Senin 21/05/2012 16:00 WIB
Cara-cara Tidak Ilmiah yang Dipercaya Bikin Awet Muda -
Senin 21/05/2012 15:14 WIB
Nikah 6 Bulan, Tapi Suami Takut Coitus -
Senin 21/05/2012 15:42 WIB
541 Ribu Orang Indonesia Terancam HIV Positif di 2014 -
Senin 21/05/2012 13:00 WIB
Kisah Aesha si Hidung Terpotong yang Berjuang Lawan Luka Mental - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 464.000
-
Rp 5,978.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Menanam Bra di Dalam Dada untuk Menaikkan Payudara
- Cara Menghindari Penyakit Kaki Gajah
- 13 Kandidat Bersaing Jadi Ketum IDI
- 40 Juta Penduduk Indonesia Berpotensi Kena Kaki Gajah
- Agunan Medial Ligamen (MCL)
- Apoplexy
- Amblyopia
Info Penyakit :
- Bezafibrate
- Amlodipine
- Abciximab
Info Obat :
Waktu Kritis Serangan Jantung
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: howstuffworks)
"Waktu kritis (time window) yang dimiliki oleh pasien serangan jantung untuk segera diberikan pertolongan adalah 90 sampai 120 menit setelah serangan terjadi,' ujar Prof. Dr. dr Teguh Santoso, SpPD, KKV, SpJP, FIHA, FACC, FESC dalam acara seminar pengobatan penyakit jantung koroner dengan teknik 'Sequent Please', di RS Medistra, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
Teguh mengungkapkan waktu tersebut sudah termasuk perjalanan dari rumah ke rumah sakit, jalan macet hingga memutuskan pertolongan apa yang harus diambil terhadap pasien. Keberhasilan dari pertolongan serangan jantung ini juga tergantung dari berapa banyak daerah yang mengalami penyumbatan. Semakin sedikit daerah yang tersumbat maka kemungkinan sembuhnya lebih besar.
"Untuk pertolongan pertama pasien serangan jantung bisa dibantu dengan memberikan obat aspirin secara dikunyah, karena obat ini akan bekerja lebih cepat. Aspirin ini berguna untuk membantu mengencerkan darah," ungkap Teguh.
Penyakit jantung koroner atau serangan jantung merupakan penyakit yang paling banyak mengakibatkan kematian mendadak. Menurut data WHO hingga tahun 2008, penyakit jantung koroner masih menjadi penyebab kematian utama yaitu sebesar 12,2 persen atau sekitar 7,2 juta kematian di seluruh dunia.
Serangan jantung itu sendiri disebabkan oleh adanya aterosklerosis yaitu pengerasan pembuluh darah karena adanya kerak yang menempel. Kerak tersebut makin lama makin menumpuk yang bisa menyumbat saluran pembuluh darah koroner sehingga mengakibatkan orang menjadi cepat capek dan sesak nafas.
"Pasien yang mengalami serangan jantung biasanya merasakan nyeri di sekitar tulang dada bagian tengah dan rasa nyerinya ini menjalar hingga ke leher dan lengan sebelah kiri," ujar pakar kardiologi intervensi dan penyakit dalam ini.
Nyeri dada akibat berkurangnya aliran darah bisa sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Berbagai penelitian menunjukkan nyeri dada pada serangan jantung bisa mengakibatkan beberapa organ dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik.
Serangan jantung yang bisa mengakibatkan kematian mendadak biasanya disebabkan oleh tertutupnya pembuluh darah secara total. Rata-rata pasien serangan jantung yang meninggal oleh keterlambatan pertolongan, beratnya serangan yang terjadi dan masalah kemampuan pasien untuk operasi.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









