

-
Senin 21/05/2012 16:30 WIB
Ini Alasannya Kenapa Banyak Pria Enggan Ikut KB -
Senin 21/05/2012 15:31 WIB
Rawatlah Alat Vital si Buyung dengan Cara Ini -
Senin 21/05/2012 16:00 WIB
Cara-cara Tidak Ilmiah yang Dipercaya Bikin Awet Muda -
Senin 21/05/2012 15:14 WIB
Nikah 6 Bulan, Tapi Suami Takut Coitus -
Senin 21/05/2012 15:42 WIB
541 Ribu Orang Indonesia Terancam HIV Positif di 2014 - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 464.000
-
Rp 5,978.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Diet Untuk Ibu hamil
Diet pada kehamilan adalah aman bagi wanita dan tidak membawa risiko bagi bayi, tinjauan penelitian telah disarankan.
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Senin, 21/05/2012 11:51 WIB
Penelitian: Terlalu Disiplin dalam Bercinta Bisa Bikin Impoten
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Pengobatan Baru untuk Jantung Koroner
- Waktu Kritis Serangan Jantung
- Menanam Bra di Dalam Dada untuk Menaikkan Payudara
- Cara Menghindari Penyakit Kaki Gajah
- Anafilaksis
- Alergi Kedelai
- Bengkak
Info Penyakit :
- Carteolol
- Ciprofloxacin
- Bio Vision Gold
Info Obat :
Bunyi-bunyian Saat Tidur Bisa Kuatkan Ingatan
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Sheknow)
Dalam studi yang menghubungkan antara suara atau bunyi dengan ingatan, peneliti dari Northwestern University, Chicago menemukan bahwa suara yang masuk ke dalam tidur yang lelap akan menguatkan spatial memori atau ruang ingatan dalam otak.
Peneliti memberikan suatu tayangan pada suatu layar yang berisi 50 objek terhadap partisipan sebelum tertidur. Setelah partisipan tidur, peneliti memberikan beberapa jenis suara seperti suara kucing dan suara lainnya. Saat suara itu diputar, partisipan tidak bisa mendengar karena berada dalam fase tidur lelap atau dalam.
Hasilnya, setelah partisipan terbangun, mereka bisa mengerjakan tes memori dengan sangat baik. Mereka bisa mengingat letak objek itu dalam layar dan menghafal lebih banyak objek daripada partisipan lain yang tidak diperdengarkan suara saat tidur.
"Studi ini membuktikan bahwa otak seseorang akan terus bekerja ketika tidur. Fase tidur lelap adalah fase yang sangat penting untuk mengingat sesuatu," ujar John Rudoy, seorang peneliti yang ikut dalam studi tersebut, seperti dilansir Healthday, Jumat (20/11/2009).
"Ketika tidur, otak akan memproses apapun yang terjadi pada hari itu. Apa yang dia makan, siaran televisi yang dia tonton, orang-orang yang dia temui, semuanya muncul kembali ketika tidur," kata Ken Paller, profesor dan psikolog dari Weinberg College of Arts and Sciences at Northwestern.
Tapi yang menentukan ingatan itu diaktifkan kembali atau tidak adalah kita sendiri. Kejadian yang paling berkesan dan terjadi beberapa jam sebelumnya adalah bagian yang paling mudah diputar kembali dalam tidur.
Studi ini dipublikasikan dalam Journal Science dan dijadikan dasar untuk menjadi satu alternatif pengobatan bagi mereka yang punya masalah dalam ingatan.
"Kesimpulannya adalah memori akan diproses selama tidur. Meski kita masih belum mengerti sepenuhnya proses apa yang sebenarnya terjadi dalam otak yang membuat ingatan menguat saat ada bunyi-bunyian, namun yang pasti hal itu patut dicoba jika seseorang ingin memiliki ingatan kuat," ujar Paller.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









