
-
Selasa 22/05/2012 15:59 WIB
Seperti Ini Cara Merawat Kelamin Wanita -
Selasa 22/05/2012 19:33 WIB
Latihan untuk Pria Agar Bisa Orgasme Berkali-kali -
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 15:02 WIB
10 Hal yang Mempengaruhi Kualitas Sperma -
Selasa 22/05/2012 13:56 WIB
Hati-hati, 'Mati di Atas Pusar' Karena Beli Viagra Sembarangan - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 2,790.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Gen Penyebab Tumor Otak Ditemukan
- Perokok Rela Tak Merokok di Tempat Kerja
- Wanita Gunakan 515 Bahan Kimia Setiap Hari
- IDI Kukuhkan Prijo Sidipratomo Sebagai Ketua Umum
- Glaukoma
- Ginekomastia
Info Penyakit :
- Ceftazidime
- Ciprofibrate
- Benfluorex
Info Obat :
Bangun Dari Koma Setelah 23 Tahun
Irna Gustia - detikHealth
Rom Hoube (Foto: BBC)
Tapi tidak buat seorang ibu bernama Fina Houben yang sabar merawat anaknya Rom Hoube yang koma selama 23 tahun. Penantian sang ibu berakhir dengan gembira. Sang anak akhirnya bangun dari koma yang telah membuat separuh hidupnya berjalan kosong.
Rom Houben, lelaki asal Belgia berusia 46 tahun mengalami kecelakaan mobil pada tahun 1983 yang kemudian membuatnya terbujur dalam keadaan koma. Namun ibunya, Fina Houben seperti dilansir BBCNews, Selasa (24/11/2009) mengatakan dirinya selalu percaya putranya bisa berkomunikasi.
"Dia tidak depresi tapi dia adalah seorang yang optimistis. Dia ingin keluar dari kehidupan itu seperti apa yang dia bisa," kata Fina.
Sebelumnya pada tahun 2006, dokter dari University of Liege menemukan bahwa meskipun koma otak Rom ternyata masih bekerja. Kasus seperti ini dinilai dokter bukan sesuatu yang unik.
Steven Laureys, dokter di University of Liege baru-baru ini juga menulis sebuah makalah yang menjelaskan kasus seperti ini. Laureys mengatakan sekitar 40 persen dari kasus orang-orang yang diklasifikasikan berada dalam kondisi vegetatif seperti Rom menunjukkan ada tanda-tanda kesadaran.
Kejadian ini kembali menarik perhatian kalangan medis untuk menguak kasus ini. Bagaimana seseorang yang diyakini berada dalam keadaan koma terperangkap di dalam tubuhnya dan putus asa karena tak bisa berkomunikasi.
"Aku menjerit, tapi tak ada yang mendengar," ungkap Rom.
Kini Rom menggunakan keyboard khusus yang melekat pada kursi rodanya untuk bisa berkomunikasi. Rom harus memulai dari awal untuk bisa normal seperti dirinya dulu sebelum mengalami kecelakaan.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer









