
-
Selasa 22/05/2012 15:59 WIB
Seperti Ini Cara Merawat Kelamin Wanita -
Selasa 22/05/2012 19:33 WIB
Latihan untuk Pria Agar Bisa Orgasme Berkali-kali -
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 15:02 WIB
10 Hal yang Mempengaruhi Kualitas Sperma -
Selasa 22/05/2012 13:56 WIB
Hati-hati, 'Mati di Atas Pusar' Karena Beli Viagra Sembarangan - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Olahraga atau Makan Dulu?
- Pagi Hari Paling Bagus untuk Olahraga
- Olahraga Apa yang Bikin Pintar?
- Minuman Olahraga Merusak Gigi
- Aritmia
- Arrhenoblastoma Ovarium
- Agoraphobia
Info Penyakit :
- Buflomedil
- Acarbose
- Acipimox
Info Obat :
Pangkas Kalori dengan Kurangi Nonton TV
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Tremendousnews)
James Crouse adalah salah satu partisipan yang mengikuti studi pengaruh TV terhadap kalori tubuh. Crouse biasa nonton TV selama 25 hingga 26 jam dalam seminggunya. Namun karena terpaksa mengikuti studi itu, Crouse yang merupakan satu dari 36 partisipan studi berhasil mengurangi 50 persen waktu di depan TV-nya dan membakar 120 kalori tiap harinya.
"Jumlah itu sama dengan kalori saat berjalan kaki satu mil," kata Jennifer Otten dari University of Vermont seperti dikutip dari Healthday, Selasa (15/12/2009).
Ketimbang melakukan treadmill atau olahraga, partisipan justru hanya melakukan pekerjaan rumah, berkebun, yoga atau hanya sekedar menyusun foto. Tapi kegiatan-kegiatan itu ternyata mempengaruhi pembakaran kalori juga.
Meski peneliti tidak membuktikan secara klinis tentang pengurangan kalori tersebut, tapi studi ini diharapkan bisa memotivasi seseorang untuk melakukan perubahan sekecil apapun, termasuk mengurangi waktu nonton TV.
"Ini adalah kabar baik yang seharusnya bisa diterapkan setiap orang. Jika tidak, penelitian hanya tinggal penelitian dan tidak meninggalkan jejak apa-apa. Bukankah lebih mudah untuk mematikan TV dan mengerjakan suatu kegiatan daripada mendatangi tempat fitnes untuk menyengajakan olahraga?" kata diabetes educator Eugenio Lopez.
Sebenarnya bukan mengurangi TV yang menjadi penyebab kalori berkurang, tapi motivasi untuk mengerjakan sesuatu yang lainlah kuncinya.
"Ini hanya salah satu bentuk perubahan kecil, tapi saya rasa perubahan kecil adalah awal untuk memulai perubahan besar," ujar Dr Marina Kurian dari Langone Medical Center,
(fah/ir)
BACA JUGA :









