
-
Selasa 22/05/2012 19:07 WIB
Serangan Stroke Tak Bisa Ditangani Sendiri, Segera ke Rumah Sakit -
Selasa 22/05/2012 18:32 WIB
Aksi CSR Rokok Hanya untuk Cari Muka -
Selasa 22/05/2012 17:04 WIB
Lakukan Cara Ini Jika Ingin Diet Sukses -
Selasa 22/05/2012 15:59 WIB
Seperti Ini Cara Merawat Kelamin Wanita -
Selasa 22/05/2012 18:07 WIB
91 Persen Remaja Mulai Merokok Karena Terpengaruh Iklan - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,087.000
-
Rp 2,790.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Enzim Kanguru Pencegah Kanker Kulit
- Mengaku Kena Kanker Demi Membesarkan Payudara
- 12 Jenis Kanker Bisa Dideteksi Sekaligus
- Protein Kanker Bisa Dilumpuhkan
- Kanker Anal
- Kanker Darah (Leukemia)
- Kanker Indung Telur
Info Penyakit :
- Ciprofloxacin
- Clopidogrel
- Bio Vision Kids
Info Obat :
Kanker Paru-Paru Lebih Banyak Mengintai Perempuan
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Sheknow)
Pada tahun 2021, peneliti memprediksi kanker paru-paru lebih banyak merenggut nyawa perempuan ketimbang laki-laki.
Laporan terbaru yang dimuat dalam Cancer Institute's Mortality and Incidence Report itu menunjukkan penurunan angka kanker payudara tapi terjadi peningkatan angka kanker paru-paru pada perempuan hingga 22 persen.
Penurunan angka kanker payudara disebabkan karena kesadaran memeriksakan payudara yang cenderung meningkat pada wanita. Namun kesadaran itu ternyata tidak diimbangi dengan penurunan angka kanker paru-paru pada wanita, bahkan kecenderungannya justru meningkat.
Salah satu penyebabnya adalah peningkatan populasi perempuan perokok yang diperparah dengan kesulitan perempuan untuk berhenti merokok yang lebih besar daripada pria.
Kenapa perempuan lebih sulit berhenti merokok ketimbang pria?
Sebuah studi yang diprakarsai peneliti dari Yale University mengungkapkan bahwa wanita lebih sulit berhenti merokok karena menggunakan rokok sebagai pelampiasan emosi, pengatur mood dan pengontrol berat badan. Akibatnya wanita akan lebih ketergantungan merokok daripada pria.
Melihat fakta tersebut, peneliti menduga kematian wanita akibat kanker paru-paru pada beberapa dekade mendatang akan lebih banyak daripada pria.
Berdasarkan data statistik, kanker penyebab kematian terbesar adalah kanker paru-paru (20 persen), usus (13 persen), prostat (7 persen) dan payudara (7 persen).
Penyakit kanker naik seiring dengan kenaikan tingkat obesitas. The World Cancer Research Fund melaporkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa bobot tubuh yang besar dan perut besar berhubungan dengan kanker, seperti kanker pankreas, payudara, usus dan perut.
"Berat tubuh adalah faktor yang berkontribusi terhadap hampir 30 persen kasus kanker," ujar Elizabeth Tracey, seorang epidemiolog dari Cancer Institute NSW seperti dilansir Dailytelegraph, Rabu (15/12/2009).
Hingga saat ini kanker paru-paru masih menjadi pembunuh nomor satu diantara semua jenis kanker, dan di masa yang akan datang korbannya diprediksi lebih banya
(fah/ir)
BACA JUGA :









