
-
Selasa 22/05/2012 15:59 WIB
Seperti Ini Cara Merawat Kelamin Wanita -
Selasa 22/05/2012 19:33 WIB
Latihan untuk Pria Agar Bisa Orgasme Berkali-kali -
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 15:02 WIB
10 Hal yang Mempengaruhi Kualitas Sperma -
Selasa 22/05/2012 13:56 WIB
Hati-hati, 'Mati di Atas Pusar' Karena Beli Viagra Sembarangan - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsuko
Senin, 04/01/2010 13:40 WIB
Ilustrasi: istJakarta, Deskripsi
Virus West Nile ditularkan oleh nyamuk. Jika seseorang terinfeksi virus West Nile, kemungkinan tidak mengalami tanda-tanda atau gejala atau paling mengalami ruam di kulit dan sakit kepala. Meski demikian beberapa orang yang terinfeksi virus West Nile bisa terjangkit suatu penyakit yang mengancam jiwa, salah satunya radang otak.
Virus West Nile umum terjadi di daerah-daerah seperti Afrika, Asia Barat dan Timur Tengah. Virus ini pertama kali muncul di Amerika Serikat pada musim panas 1999 dan sejak saat itu ditemukan di 48 negara bagian.
Gejala
Sebagian besar orang yang terinfeksi virus ini tidak mempunyai gejala. Namun ada sebagian orang yang tinfeksi ringan mengalami demam West Nile. Jika ada gejala, maka gejala itu antara lain:
* Sakit kepala
* Demam
* Diare
* Mual
* Muntah
* Nyeri otot
* Kurangnya nafsu makan
* Pembengkakan kelenjar getah bening
Sedangkan tanda-tanda dan gejala infeksi serius. Dalam waktu cepat virus menyebabkan infeksi neurologis yang serius, salah satunya termasuk radang otak (ensefalitis). Infeksi serius juga dapat mencakup infeksi dan radang selaput sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis), radang sumsum tulang belakang (West Nile poliomielitis) dan acute flaccid paralysis - kelemahan mendadak di lengan, kaki atau otot pernafasan. Tanda dan gejalanya antara lain:
* Demam tinggi
* Sakit kepala
* Leher kaku
* Disorientasi atau kebingungan
* Pingsan atau koma
* Tremor atau otot menyentak
* Tanda dan gejala mirip dengan penyakit Parkinson
* Kurangnya koordinasi
* Kejang
* Sakit
* Lumpuh sebagian atau lemah mendadak
Perawatan
Terapi
Kebanyakan orang bisa sembuh dari virus West Nile tanpa pengobatan. Bahkan orang-orang yang mengalami ensefalitis atau meningitis hanya perlu terapi pendukung dengan infus dan penghilang rasa sakit.
Terapi interferon
Para ilmuwan sedang menyelidiki terapi interferon - tipe terapi sel kekebalan - sebagai pengobatan untuk ensefalitis yang disebabkan oleh virus West Nile. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang menerima interferon dapat sembuh dengan lebih baik daripada mereka yang tidak menerima obat.
Pencegahan
Salah satu cara pencegahan adalah dengan melindungi diri dari serangan virus seperti dengan menggunakan obat nyamuk dan mengenakan pakaian yang menutupi kulit. Pencegahan tersebut dapat mengurangi risiko seseorang terinfeksi virus ini.
Sumber: mayoclin
(tbs/tbs)
Virus West Nile
Teguh Budi Santoso - detikHealth
Ilustrasi: ist
Virus West Nile ditularkan oleh nyamuk. Jika seseorang terinfeksi virus West Nile, kemungkinan tidak mengalami tanda-tanda atau gejala atau paling mengalami ruam di kulit dan sakit kepala. Meski demikian beberapa orang yang terinfeksi virus West Nile bisa terjangkit suatu penyakit yang mengancam jiwa, salah satunya radang otak.
Virus West Nile umum terjadi di daerah-daerah seperti Afrika, Asia Barat dan Timur Tengah. Virus ini pertama kali muncul di Amerika Serikat pada musim panas 1999 dan sejak saat itu ditemukan di 48 negara bagian.
Gejala
Sebagian besar orang yang terinfeksi virus ini tidak mempunyai gejala. Namun ada sebagian orang yang tinfeksi ringan mengalami demam West Nile. Jika ada gejala, maka gejala itu antara lain:
* Sakit kepala
* Demam
* Diare
* Mual
* Muntah
* Nyeri otot
* Kurangnya nafsu makan
* Pembengkakan kelenjar getah bening
Sedangkan tanda-tanda dan gejala infeksi serius. Dalam waktu cepat virus menyebabkan infeksi neurologis yang serius, salah satunya termasuk radang otak (ensefalitis). Infeksi serius juga dapat mencakup infeksi dan radang selaput sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis), radang sumsum tulang belakang (West Nile poliomielitis) dan acute flaccid paralysis - kelemahan mendadak di lengan, kaki atau otot pernafasan. Tanda dan gejalanya antara lain:
* Demam tinggi
* Sakit kepala
* Leher kaku
* Disorientasi atau kebingungan
* Pingsan atau koma
* Tremor atau otot menyentak
* Tanda dan gejala mirip dengan penyakit Parkinson
* Kurangnya koordinasi
* Kejang
* Sakit
* Lumpuh sebagian atau lemah mendadak
Perawatan
Terapi
Kebanyakan orang bisa sembuh dari virus West Nile tanpa pengobatan. Bahkan orang-orang yang mengalami ensefalitis atau meningitis hanya perlu terapi pendukung dengan infus dan penghilang rasa sakit.
Terapi interferon
Para ilmuwan sedang menyelidiki terapi interferon - tipe terapi sel kekebalan - sebagai pengobatan untuk ensefalitis yang disebabkan oleh virus West Nile. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang menerima interferon dapat sembuh dengan lebih baik daripada mereka yang tidak menerima obat.
Pencegahan
Salah satu cara pencegahan adalah dengan melindungi diri dari serangan virus seperti dengan menggunakan obat nyamuk dan mengenakan pakaian yang menutupi kulit. Pencegahan tersebut dapat mengurangi risiko seseorang terinfeksi virus ini.
Sumber: mayoclin
(tbs/tbs)
BACA JUGA :






