
-
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 11:47 WIB
On Clinic Berusaha Mengajak Pria ke 'Jalan yang Benar' -
Rabu 23/05/2012 10:46 WIB
Tradisional dan Tak Masuk Akal, Tapi Mak Erot Tetap Disuka -
Rabu 23/05/2012 12:00 WIB
Berapa Lama Anak Boleh Menonton Televisi? -
Rabu 23/05/2012 11:06 WIB
Ingin Meratakan Gigi yang Maju - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Epilepsi Sembuh Berkat Makanan Tinggi Lemak
- Stroke Bisa Menyerang Anak-anak
- Kenapa Anak Kecil Tak Suka Sayuran?
- Si Kecil Takut Gunting Kuku
- Bell's Palsy
- Atrium Myxoma
- Biduran/Kaligata
Info Penyakit :
- Antalgin 500 mg Btl
- Cefazolin
- Carteolol
Info Obat :
Trik Merawat si Kembar
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: ehow)
Ibu yang memiliki bayi kembar biasanya lebih mudah terkena 'baby blues' dan postpartum depression. Baby blues akan membuat ibu merasa terharu, mudah marah atau terlalu khawatir. Perasaan ini akan berlangsung beberapa hari tapi jika baru menjadi ibu bisa jadi hal ini berlangsung hingga beberapa minggu.
Sedangkan postpartum depression, ibu akan merasa putus asa, kehilangan nafsu untuk makan dan tidur atau memiliki pemikiran yang dapat membahayakan diri dan bayinya. Sebaiknya ibu meminta bantuan oranglain seperti suami, orangtua atau baby sitter agar tidak merasa terlalu berat melakukan tugas ini.
Seperti dikutip dari Kidshealth, Jumat (22/1/2010) ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam merawat bayi kembar, yaitu:
1. Menyusui
Dibutuhkan keahlian khusus agar bisa menyusui dua bayi sekaligus, untuk itu tak ada salahnya jika berkonsultasi dengan pakar laktasi agar bisa memberikan tips-tips dasar untuk menyusui kedua anaknya. Jika belum berhasil, tidak menjadi masalah jika harus memompa ASI dan menaruhnya di botol. Lakukan secara bergantian agar bayi tidak mengalami bingung puting.
2. Memandikan
Memandikan bayi kembar menjadi tantangan tersendiri. Beberapa orangtua memandikan bayinya secara terpisah demi keselamatan dari bayi itu sendiri. Jika tak sanggup melakukannya sendirian, sebaiknya meminta bantuan orang lain selama proses memandikan. Ketika bayi sudah bertambah usianya, ibu akan lebih mudah untuk memandikannya sekaligus.
3. Memberi pakaian
Anak kembar identik dengan pakaian yang sama. Orangtua boleh membelikan pakaian dengan model yang sama, tapi sebaiknya tetap memberikan perbedaan pada warnanya. Jika anak sudah semakin besar, orangtua jangan memaksakan anak untuk selalu memakai pakaian yang sama.
4. Menamakan bayi
Berikan nama yang berbeda dan jangan memanggilnya dengan sebutan si kembar. Usahakan orangtua selalu memanggil bayinya dengan namanya sendiri.
5. Ruang sendiri
Memberikan bayinya ruang, pakaian dan keperluannya sendiri-sendiri. Meskipun bayinya kembar, tapi tetap saja keduanya adalah individu yang berbeda.
6. Perhatikan perkembangan
Meskipun tidak boleh membanding-bandingkan anak, tapi orangtua harus tetap waspada jika salah satu anaknya mengalami keterlambatan dalam kemampuan seperti berjalan atau berbicara.
7. Beri waktu buat ibu
Mengurus anak kembar memang sangat menyita waktu, tapi usahakan ibu tetap mendapatkan waktu untuk tidur atau istirahat. Usahakan tidur saat bayi juga sedang tidur. Karena kesejahteraan ibu adalah hal yang penting agar mampu merawat bayinya.
Bayi kembar biasanya memiliki keterampilan sosial yang lebih dulu dibandingkan anak lainnya. Ini dikarenakan keduanya selalu bersama sejak dalam kandungan.
Tapi beberapa ahli menuturkan bayi kembar biasanya memiliki kemampuan bicara yang lebih lambat dibandingkan anak tunggal, meskipun hal ini tidak terjadi pada semua bayi kemb
(ver/ir)
BACA JUGA :









