
-
Selasa 22/05/2012 19:07 WIB
Serangan Stroke Tak Bisa Ditangani Sendiri, Segera ke Rumah Sakit -
Selasa 22/05/2012 18:32 WIB
Aksi CSR Rokok Hanya untuk Cari Muka -
Selasa 22/05/2012 18:27 WIB
Istri Keluarkan Banyak Cairan Saat Bercinta, Wajarkah? -
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 17:04 WIB
Lakukan Cara Ini Jika Ingin Diet Sukses - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsuko
Konsultasi Kesehatan Bersama :Dr. Teguh Haryo Sasongko. MD. PhD
Artikel terkait :
- Agranulocytosis
- Atrofi Vagina
- Biduran/Kaligata
Info Penyakit :
- Cefazolin
- Antalgin 500 mg Btl
- Alprenolol
Info Obat :
Apakah Gen Kanker Menurun?
Ilustrasi (Foto: ncbi.nlm.nih.gov)
Siti Qanitah (Perempuan Lajang, 35 Tahun), conello_girl@yahoo.com
Jawaban:
Perlu dibedakan antara terjadinya mutasi, penurunan mutasi dan timbulnya penyakit. Pertama perlu diperjelas dahulu apakah semua mutasi genetik akan diturunkan ke generasi berikutnya.
Tidak semua mutasi genetik bisa diturunkan ke generasi berikutnya. Hal ini bergantung pada lokasi sel dimana mutasi genetik itu terjadi. Jika mutasi genetik terjadi pada sel-sel nutfah (sel sperma atau sel telur) maka terdapat kemungkinan mutasi tersebut akan diturunkan pada generasi berikutnya. Namun jika hanya terjadi pada sel-sel selain sel nutfah (disebut sel autosom) maka tidak mungkin dapat diturunkan pada generasi berikutnya.
Selanjutnya, pada mutasi genetik yang terdapat dalam sel nutfah. Setelah diturunkan, apakah selalu bermanifestasi sebagai penyakit? Jawabannya bergantung pada jenis penyakit genetiknya.
Pada penyakit-penyakit yang disebabkan oleh gen tunggal dan kerusakan kromosom, maka jawabannya adalah ya atau hampir selalu. Namun pada penyakit-penyakit yang disebabkan oleh banyak faktor (multifactorial disorder), jawabannya adalah tidak selalu.
Kanker adalah salah satu contoh multifactorial disorder yang manifestasinya (selain dipengaruhi faktor genetik) juga dipengaruhi faktor-faktor lingkungan dan pola hidup. Jika seseorang mewarisi faktor genetik terkait kanker dari orang tuanya, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki faktor risiko mengidap kanker yang sama. Tidak dapat dikatakan bahwa orang tersebut pasti akan mengidap kanker.
dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD
Ahli Genetika Molekuler, (peneliti dan pengajar) di Human Genome Center, School of Medical Sciences, Universiti Sains Malaysia, 16150 Kubang Kerian, Kota Bharu Kelantan, Malaysia.
(ir/ir)
BACA JUGA :









