detikhealth
Konsultasi Kesehatan Bersama
dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD

dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD, Ahli Genetika Molekuler, (peneliti dan pengajar) di Human Genome Center, School of Medical Sciences, Universiti Sains Malaysia, 16150 Kubang Kerian, Kota Bharu Kelantan, Malaysia.

Suami Buta Warna, Bagaimana Nasib Anak dalam Kandungan?

Senin, 15/03/2010 10:01 WIB
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi (Foto: critiquewall)
Selamat siang dokter, saat ini saya sedang hamil 5 bulan. Menurut perkiraan dokter kandungan, kemungkinan bayi saya perempuan. Suami saya menderita buta warna parsial. Menurut silsilah, ayah suami menderita buta warna parsial juga sedangkan ibu suami merupakan carier buta warna parsial. Di keluarga saya sendiri, saat ini tidak ada yang mengalami buta warna parsial. Tetapi saya juga tidak tahu pasti apakah saya benar-benar normal atau mungkin saya carrier buta warna parsial.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Apabila anak saya kelak lahir perempuan, apakah dia akan menderita buta warna parsial juga ataukah hanya sebagai carrier?
2. Apabila anak saya kelak ternyata ada kemungkinan menderita buta warna parsial, bagaimana cara mendeteksinya sejak dini dan bagaimana penanganannya sedini mungkin?
3. Apabila anak saya menderita buta warna parsial, dapatkah saya mengajarkannya warna-warna agar dia juga dapat melihat dan membedakan warna selayaknya orang normal?

Terimakasih dokter.

Aisha (Perempuan Menikah, 24 Tahun), sanpomichi_rules@yahoo.com


Jawaban

Buta warna parsial (biasanya buta warna pada spektrum merah dan hijau) adalah kelainan genetik yang terkait dengan salah satu kromosom sex, yaitu kromosom X. Kerusakan pada 2 gen bertanggung jawab pada buta warna parsial ini, yaitu OPN1LW (yang mengkode pigmen merah) dan OPN1MW (yang mengkode pigmen hijau). Kedua gen ini tersusun berselang-seling dalam kromosom X. Susunan seperti ini menyebabkannya relatif mudah mengalami kerusakan. Namun demikian, bukan berarti banyak orang berpotensi menderita buta warna parsial. Penelitian menunjukkan bahwa prevalensi penyakit ini di kalangan orang Asia adalah sekitar 3%.

Buta warna parsial ini diturunkan dengan cara yang disebut X-linked recessive. Terdapat dua macam kromosom sex, X dan Y. Laki-laki hanya memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y. Perempuan memiliki 2 kromosom X, dan tidak memiliki kromosom Y.Next

Halaman 1 2
(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit