detikhealth

Penyakit Tidur yang Mematikan

Irna Gustia - detikHealth
Kamis, 01/04/2010 08:20 WIB
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi (Foto: housecallsls)
London, Penyakit tidur (Sleeping sickness) atau African trypanosomiasis bukan masalah ngantuk biasa. Penyakit tidur ini disebabkan oleh gigitan lalat Tsetse dengan parasit yang menyerang sistem saraf pusat dan bisa berujung pada kematian.

Penderita yang terserang lalat ini akan merasakan ngantuk yang amat sangat di siang hari, tapi mengalami insomnia di malam hari. Tidur menjadi tak terkendali jika penyakitnya semakin memburuk yang akhirnya menyebabkan koma.

Penderita juga sering cedera akibat jatuh karena tertidur tiba-tiba saat mengemudi atau melakukan kegiatan lain dan kerusakan progresif terhadap sistem saraf pun mulai terjadi.

Sekitar 50.000-70.000 orang tewas karena penyakit tidur ini. Lalat Tsetse telah menyebabkan penyakit serius di Afrika. Orang-orang yang pernah melancong ke Afrika rawan terkena infeksi ini.

Seperti dilansir medlineplus.gov, Kamis (1/4/2010), ketika seseorang terinfeksi gigitan lalat Tsetse akan terasa sakit dan menyebabkan bengkak merah di tempat gigitan.

Infeksi ini kemudian menyebar ke darah yang membuat demam, sakit kepala, berkeringat dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Jika infeksi sudah menyebar ke sistem saraf pusat, menyebabkan gejala khas mengantuk yang berlebihan. Ketika mencapai otak, penderita akan mengalami perubahan perilaku seperti rasa takut dan tidak punya mood, sakit kepala, demam, lemah dan bisa terjadi peradangan jantung.Next

Halaman 1 2
(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit