
-
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 13:18 WIB
Ramuan Tradisional Unik yang Konon Ampuh Bikin Perkasa -
Rabu 23/05/2012 14:02 WIB
4 Soal Jajanan yang Perlu Diajarkan ke Anak -
Rabu 23/05/2012 11:47 WIB
On Clinic Berusaha Mengajak Pria ke 'Jalan yang Benar' - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Berapa Jumlah Denyut Jantung Normal?
- Jatuh Cinta Bisa Berbahaya Buat Penderita Jantung Serius
- Rasa Bosan Mempercepat Kematian
- Ungkapan Mengejutkan Soal Jantung
- Gagal Jantung
- Jantung Koroner
Info Penyakit :
- Cefoperazone
- Cefepime
- Beraprost
Info Obat :
Gejala Serangan Jantung Pada Perempuan
Vera Farah Bararah - detikHealth
Ilustrasi (Foto: howstuffworks)
Penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa perempuan sering mengalami gejala satu bulan atau lebih sebelum akhirnya mendapatkan serangan jantung.
Diantara 515 perempuan yang diteliti, sebanyak 95 persen mengatakan bahwa mereka baru mengetahui gejala yang berbeda setelah satu bulan sebelum terkena serangan jantung atau Acute Myocardial Infarction (AMI).
"Sayangnya banyak perempuan yang tidak tahu bahwa gejala yang dialaminya adalah tanda serangan jantung, karena gejala yang timbul bisa secara signifikan berbeda dengan kaum laki-laki," ujar C Noel Bairey Merz, M.D ketua American College of Cardiology's Prevention and Cardiovascular Diseases Committee, seperti dikutip dari Medicinenet, Jumat (2/4/2010).
Berdasarkan penelitian didapatkan sekitar kurang dari 30 persen perempuan mengalami nyeri dada atau rasa ketidaknyamanan sebelum serangan jantung, dan sebanyak 43 persen tidak mengalami nyeri dada selama fase serangan jantung. Namun kebanyakan dokter tetap mempertimbangkan nyeri dada sebagai gejala serangan jantung yang penting bagi laki-laki dan perempuan.
"Semakin jelas bahwa gejala yang dialami oleh perempuan tidak bisa ditebak seperti laki-laki. Hal ini menunjukkan harus adanya kesadaran baik dari pihak perempuan maupun dokternya mengenai gejala yang dapat mengarah ke serangan jantung," ujar Patricia A Grady, PhD, RN, direktur dari NINR (National Institute of Nursing Research).
Patricia menambahkan hal ini penting agar tidak melewatkan kesempatan sedini mungkin untuk mencegah atau mengurangi AMI, karena hingga kini AMI masih menjadi penyebab pertama kematian pada laki-laki maupun perempuan.
Sebelum serangan jantung, ada beberapa gejala yang biasanya dialami oleh perempuan yaitu:
- Kelelahan yang tidak biasa (dialami sekitar 70 persen perempuan)
- Gangguan tidur (dialami sekitar 48 persen)
- Sesak napas (dialami sekitar 42 persen)
- Gangguan pencernaan (dialami sekitar 39 persen)
- Rasa ketakutan (dialami sekitar 35 persen).
Saat serangan jantung terjadi ada beberapa gejala yang biasa menyertai yaitu:
- Sesak napas (dialami sekitar 58 persen)
- Lemah (dialami sekitar 55 persen)
- Kelelahan yang tidak biasa (dialami sekitar 43 persen)
- Keringat dingin (dialami sekitar 39 persen)
- Pusing (dialami sekitar 39 persen).
Perempuan yang mengalami kematian akibat serangan jantung karena tidak menyadari gejala yagng timbul. Untuk itu kenali gejala serangan jantung yang terjadi pada perempuan karena penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa melihat jenis kelaminn
(ver/ir)
BACA JUGA :









