detikhealth

Klinik Yasmin RSCM Tak Mau Kalah dengan Asing

Vera Farah Bararah - detikHealth
Selasa, 13/04/2010 17:33 WIB
Klinik Yasmin RSCM Tak Mau Kalah dengan Asing(Foto: babble)
Jakarta, Nama Klinik Yasmin, klinik kesuburan dan bayi tabung milik RSCM memang tidak populer. Kini dengan berbagai inovasi, klinik kesuburan itu bertekad tak mau kalah dengan asing dengan harga terjangkau.

"Jika ada tempat yang mengklaim bisa melakukan bayi tabung dengan keberhasilan sampai 80 persen itu tidak benar. Hampir semua proses bayi tabung memiliki keberhasilan sebesar 40-50 persen termasuk di Amerika Serikat," ujar Dr Budi Wiweko, SpOG(K) disela-sela acara konferensi pers Inovasi Bidang Reproduksi di Klinik Yasmin Kencana RSCM, Jakarta, Selasa (13/4/2010.

Dengan menempati gedung baru lantai IV Wings Internasional, RSCM meluncurkan kembali Klinik Yasmin Kencana yang punya fasilitas dan peralatan lebih lengkap.

Klinik ini memberikan konsep 'one stop clinic', karena jika pasien hendak melakukan pemeriksaan laboratorium dan sperma bisa langsung datang ke tempat ini tanpa mengunjungi laboratorium lainnya.

"Pelayanan yang ada di Klinik Yasmin Kencana berdasarkan riset yang memang cocok untuk diterapkan di Indonesia. Di klinik ini memberikan layanan bagi pasangan suami istri yang memiliki masalah kesuburan dan perempuan dengan masalah haid," ujar dr Andon Hestiantoro, SpOG(K) selaku ketua Klinik Yasmin Kencana RSCM.

Pelayanan Klinik Yasmin Kencana RSCM meliputi klinik endometriosis, klinik sindrom ovarium polikistik, klinik gangguan kesuburan dan bayi tabung, klinik gangguan haid dan menopause, klinik keguguran berulang, klinik ginekologi remaja serta laboratorium immuniendokrinologi reproduksi dan genetika.

"Untuk perempuan yang sudah berusia 40 tahun dan ingin tahu apakah masih bisa hamil atau tidak bisa melakukan pemeriksaan di laboratorium immunoendokrinologi reproduksi yang akan memeriksa cadangan dan pematangan sel telur. Jika cadangan sel telurnya masih ada, maka permepuan tersebut masih bisa hamil," ujar dokter kelahiran Medan 39 tahun silam ini.

Tim yang ada di klinik ini terdiri dari dokter ahli kandungan, andrologi, urologi, ahli penyakit dalam, ahli kesehatan anak, ahli gizi, ahli rehabilitasi medik dan ahli akupuntur.

Klinik ini juga dilengkapi dengan laboratorium bayi tabung seperti laboratorium embriologi hingga laboratorium sperma.

Dr Budi menuturkan kegagalan dari bayi tabung ini sebagian besar pada tahap penempelan (implantasi) embrio di dalam rahim. Selain itu faktor psikologis dan juga dukungan dari keluarga turut mempengaruhi keberhasilan.

"Faktor psikologis sangat penting, bayangkan saja selama dua minggu sang istri harus selalu melakukan penyuntikkan hormon sendiri, jadi dukungan sang suami sangat penting dan suami tidak hanya berperan dalam hal pemberian sperma saja. Karena itu diklinik ini juga tersedia ahli psikiatri yang akan membantu pasangan mengatasi masalah psikologis," ungkap dokter yang lulus dari spesialis ginekolog dan obstetri FKUI taun 2005.

Bayi tabung yang pertama kali lahir di dunia adalah tahun 1978 dan berjenis kelamin perempuan, saat ini perempuan tersebut sudah memiliki sepasang anak kembar.

Sedangkan RSCM sudah berhasil melakukan bayi tabung pertamanya pada tahun 1988 dan kini sudah menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Hal ini menunjukkan tidak adanya perbedaan antara bayi yang lahir secara normal ataupun melalui bayi tabung.

"Faktor yang mempengaruhi keberhasilan bayi tabung adalah usia calon ibu, cadangan sel telurnya dan faktor penyebab infertilitas. Karena keberhasilan paling tinggi jika penyebabnya ada sumbatan di saluran telur, sedangkan keberhasilan terendah jika penyebabnya adalah endometriosis," tambahnya.

Jika dokter-dokter yang bekerja di Indonesia sudah mampu melakukan bayi tabung dan sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas serta prasarana lainnya, masyarakat tidak perlu lagi melakukan proses ini di luar negeri. Selain itu juga dapat memajukan kesehatan reproduksi masyarakat Indonesia.

(ver/ir)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit