
-
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 13:18 WIB
Ramuan Tradisional Unik yang Konon Ampuh Bikin Perkasa -
Rabu 23/05/2012 14:02 WIB
4 Soal Jajanan yang Perlu Diajarkan ke Anak -
Rabu 23/05/2012 11:47 WIB
On Clinic Berusaha Mengajak Pria ke 'Jalan yang Benar' - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- 3 Penyebab Gigi Keropos Anak
- Mengapa Banyak Anak Kembar di Nigeria?
- Otak Remaja yang Sering Nekat
- Mikronutrien untuk Kekebalan Tubuh Anak
- Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
- Arthritis Reaktif
- Anemia
Info Penyakit :
- Candesartan
- Doxycycline 100 mg
- Betaxolol
Info Obat :
Apa yang Kita Makan Pengaruhi Anak dan Cucu Kelak
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Ilustrasi (Foto: womendiary)
Peneliti menemukan hubungan yang sangat jelas, bahwa apa yang dimakan seseorang hari ini akan berpengaruh terhadap anak dan cucu kelak.
Studi menunjukkan ibu yang makan makanan tak bergizi selama kehamilan akan meningkatkan risiko kanker pada anak dan cucunya. Risiko tersebut terkait dengan pola makan yang tinggi lemak, terutama asam lemak omega-6.
"Lemak ini dapat melalui satu generasi ke generasi lainnya walaupun tanpa ada paparan lebih lanjut," ujar Sonia de Assis, pemimpin penelitian dari Georgetown University, seperti dilansir dari Livescience, Kamis (29/4/2010).
Walaupun penelitian ini dilakukan pada tikus, tapi dengan pola makan yang tidak sehat, hal tersebut juga berlaku pada manusia. Hasil penelitian menunjukkan makan lemak selama kehamilan memiliki peluang 30 persen lebih besar terkena kanker payudara.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa semua lemak menyebabkan kanker, karena banyak juga jenis lemak yang baik untuk tubuh. Tapi tidak untuk asam lemak omega-6, yang banyak ditemukan di minyak jagung dan sebagian besar daging hewan.
Laporan American Association for Cancer Research, Omega-6 menjadi baru bisa menjadi makanan yang sehat bila diimbangi dengan omega-3. Rasio optimum omega-6 dan omega-3 adalah antara 4:1 sampai 1:1, tetapi untuk makanan khas Amerika rasionya bisa lebih banyak, yaitu 20:1 atau 16:1.
Omega-6 secara tidak langsung bisa mematikan gen yang kemudian dapat berkembang biak dan menyebabkan tumor, yang pada dasarnya melipatgandakan sel liar.
Peneliti Rod Dashwood dari Oregon State University menunjukkan bahwa makanan seperti kecambah, brokoli, bawang merah, bawang putih, lobak, wasabi, dan gandum dapat membantu mencegah proses epigenetik (perubahan fungsi gen) yang mengarah ke degeneratif penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, stroke dan bahkan penuaan.
Beberapa tanda epigenetik bahkan dapat mempengaruhi enam hingga tujuh generasi. Maka berhati-hatilah, karena apa yang Anda makan hari ini akan berpengaruh pada anak dan cucu kel
(mer/ir)
BACA JUGA :









