detikhealth

Cara Aman Menggunakan KB Spiral

Vera Farah Bararah - detikHealth
Kamis, 29/04/2010 14:35 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: ehow)
Jakarta, Alat kontrasepsi spiral atau intrauterine device (IUD) dianggap sebagai alat KB yang paling ideal karena minim risiko. Meski begitu banyak pengguna spiral yang mengaku tidak nyaman menggunakannya. Bagaimana cara yang aman memakai spiral.

Keluhan yang paling sering muncul dari pengguna spiral adalah merasa perih pada perut bagian bawah. Kondisi ini biasanya terjadi karena letak spiral yang ditaruh antara mulut rahim dan uterus, tidak pas.

Bisa juga karena ukuran spiralnya tidak pas. Jika ukuran atau posisinya tidak pas, posisi spiral bisa berubah. Karena banyak kekhawatiran seperti ini, spiral menjadi kurang populer dibanding alat KB lain seperti pil atau suntik.

Padahal kontrasepsi ini memberikan efek jangka panjang karena bisa digunakan selama 5 tahun. Pengguna spiral juga tetap bisa mendapatkan siklus menstruasi yang normal.

Bagaimana memakai spiral yang aman?

"Spiral itu bentuknya seperti huruf T dan diletakkan dalam rongga rahim. Jika saat pemasangan posisinya tepat, maka spiral tidak akan berubah posisi. Tapi jika pemasangannya tidak tepat, posisi spiral bisa berubah atau bergeser," ujar dr Ifzal Asril, SpOG, saat dihubungi detikHealth, Kamis (29/4/2010).

dr Ifzal menambahkan jika posisi dari spiral ini berubah, maka tujuan dari penggunaan spiral tidak akan tercapai yaitu ada kemungkinan perempuan tersebut menjadi hamil.Next

Halaman 1 2
(ver/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit