Cara Mengeluarkan Serangga dari Telinga
Senin, 24/05/2010 16:15 WIB
Ilustrasi (Foto: shravanent)
Berita Lainnya
Jakarta, Serangga sering kali masuk ke telinga terutama pada anak-anak. Hal ini bisa menyumbat telinga, menyebabkan iritasi bahkan kehilangan pendengaran untuk sementara waktu. Jangan biarkan ini berlangsung lama dan segeralah keluarkan serangga tersebut.
Bagian saluran telinga yang gelap, hangat dan terlindungi merupakan habitat yang ideal bagi serangga. Sayangnya, kotoran telinga yang melindungi saluran telinga sangat lengket, sehingga membuat serangga tidak bisa keluar.
Sebelum ke rumah sakit, bisa dilakukan pertolongan pertama untuk mengeluarkan serangga dari telinga.
Seperti dilansir dari Ehow, Senin (24/5/2010), berikut pertolongan yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan serangga dari telinga menurut US National Library of Medicine:
1. Evaluasi keluhan anak
Serangga biasanya menimbulkan suara berderak-derak atau dengung, dan mungkin disertai rasa geli di dalam saluran telinga.
2. Jangan masukkan jari atau benda lain ke dalam telinga
Jari atau benda lain seperti pinset atau cotton bud ke dalam telinga, dapat mendorong serangga semakin masuk dan dapat membuat serangga itu menyengat, sehingga mencederai lapisan telinga atau gendang telinga.
3. Tetap tenang dan tidak panik
Anak-anak biasanya melihat respons yang ditunjukkan oleh orangtua. Untuk bisa mengeluarkan serangga dari telinga, orangtua hendaknya tetap tenang dan tidak panik, sehingga anak pun menjadi tenang. Sikap tenang juga harus dilakukan jika yang kemasukan serangga orang dewasa.
4. Letakkan kepala di atas wastafel atau bak mandi, dengan telinga yang bermasalah menghadap ke atas.
5. Isi telinga dengan baby oil (minyak bayi) atau minyak mineral, minyak zaitun dan minyak nabati
Tarik sedikit daun telinga untuk menghilangkan gelembung udara dan tunggu dua menit. Ini akan menenggelamkan serangga, sehingga lebih mudah untuk mengeluarkannya.
6. Tuangkan secangkir air bersih hangat ke telinga secara perlahan, yang memungkinkannya untuk meluap keluar.
7. Miringkan kepala untuk mengalirkan minyak dan air keluar
8. Perhatikan dengan seksama serangga yang keluar dari saluran telinga. Jika tidak utuh, ulangi langkah sebelumnya hingga semua fragmen serangga keluar.
9. Jika Anda masih tidak bisa mengeluarkan serangga tersebut, jangan dipaksakan, dan segeralah cari bantuan medis.
(mer/ir)
Bagian saluran telinga yang gelap, hangat dan terlindungi merupakan habitat yang ideal bagi serangga. Sayangnya, kotoran telinga yang melindungi saluran telinga sangat lengket, sehingga membuat serangga tidak bisa keluar.
Sebelum ke rumah sakit, bisa dilakukan pertolongan pertama untuk mengeluarkan serangga dari telinga.
Seperti dilansir dari Ehow, Senin (24/5/2010), berikut pertolongan yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan serangga dari telinga menurut US National Library of Medicine:
1. Evaluasi keluhan anak
Serangga biasanya menimbulkan suara berderak-derak atau dengung, dan mungkin disertai rasa geli di dalam saluran telinga.
2. Jangan masukkan jari atau benda lain ke dalam telinga
Jari atau benda lain seperti pinset atau cotton bud ke dalam telinga, dapat mendorong serangga semakin masuk dan dapat membuat serangga itu menyengat, sehingga mencederai lapisan telinga atau gendang telinga.
3. Tetap tenang dan tidak panik
Anak-anak biasanya melihat respons yang ditunjukkan oleh orangtua. Untuk bisa mengeluarkan serangga dari telinga, orangtua hendaknya tetap tenang dan tidak panik, sehingga anak pun menjadi tenang. Sikap tenang juga harus dilakukan jika yang kemasukan serangga orang dewasa.
4. Letakkan kepala di atas wastafel atau bak mandi, dengan telinga yang bermasalah menghadap ke atas.
5. Isi telinga dengan baby oil (minyak bayi) atau minyak mineral, minyak zaitun dan minyak nabati
Tarik sedikit daun telinga untuk menghilangkan gelembung udara dan tunggu dua menit. Ini akan menenggelamkan serangga, sehingga lebih mudah untuk mengeluarkannya.
6. Tuangkan secangkir air bersih hangat ke telinga secara perlahan, yang memungkinkannya untuk meluap keluar.
7. Miringkan kepala untuk mengalirkan minyak dan air keluar
8. Perhatikan dengan seksama serangga yang keluar dari saluran telinga. Jika tidak utuh, ulangi langkah sebelumnya hingga semua fragmen serangga keluar.
9. Jika Anda masih tidak bisa mengeluarkan serangga tersebut, jangan dipaksakan, dan segeralah cari bantuan medis.
(mer/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,19/06/2013 20:08 WIB
Jepang Kembangkan Organ Vital Manusia dari Rahim Hewan
-
Rabu,19/06/2013 19:33 WIB
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
-
Rabu,19/06/2013 19:06 WIB
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu,19/06/2013 18:36 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu,19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu,19/06/2013 18:00 WIB
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Kenali Risiko yang Mungkin Terjadi Jika Ibu Hamil Tidur Ngorok
-
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
Mengapa Suara Mengorok Bisa Berbeda-beda?
-
Terus-terusan Tidur Ngorok? Ini Dampaknya
-
Rabu, 19/06/2013 19:59 WIB
Jepang Kembangkan Organ Vital Manusia dari Rahim Hewan
-
Rabu, 19/06/2013 19:24 WIB
Mastectomy Bra, Bra Seksi untuk Wanita 'Tak Berpayudara'
-
Rabu, 19/06/2013 18:55 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Jika Tak Diatasi, Ngorok Bisa Rusak Kehidupan Seks
-
Rabu, 19/06/2013 17:59 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Bebas Ngorok Saat Tidur dengan Langkah Ini
-
Rabu, 19/06/2013 17:25 WIB
Bra Ini Diciptakan karena Tak Semua Orang Mau Telanjang di Ruang Operasi
-
Rabu, 19/06/2013 18:13 WIB
Takut Kena Kanker karena Kemaluan Terasa Sakit Setelah Ejakulasi
-
Rabu, 19/06/2013 18:27 WIB
Yuk Jadi Konsumen Cerdas dengan Rajin Baca Keterangan di Label Makanan
-
Rabu, 19/06/2013 16:03 WIB
Ulasan Khas Tidur Ngorok
Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Kalau Tidur Ngorok
-
35 Komentar
-
18 Komentar
-
16 Komentar
-
16 Komentar
-
15 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:08 WIB
Pasangan Anda Tidur Mengorok? Lakukan Langkah Ini Agar Tak Terganggu
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Meski Tak Bisa Melihat, Ini 7 Tunanetra Paling Mengagumkan di Dunia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_5.gif)



