detikhealth

Menkes: Dokter Kurang Minat Spesialisasi Mikrobiologi Klinik

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Sabtu, 03/07/2010 14:05 WIB
Halaman 1 dari 2
Menkes (Foto: setpres/abror)
Jakarta, Bidang mikrobiologi klinik sebenarnya sangat penting dalam dunia kedokteran, terutama dalam menghadapi banyaknya penyakit infeksi yang mengalami resistensi (kebal) terhadap antibiotika. Tapi sayangnya, hal ini tidak dibarengi dengan minat dokter-dokter umum yang ingin mendalami spesialisasi bidang tersebut.

Mikrobiologi klinik adalah suatu cabang ilmu kedokteran medik yang memanfaatkan kompetensi di bidang kedokteran umum dan mikrobiologi kedokteran untuk bersama-sama klinisi melaksanakan tindakan surveilans (memantau distribusi penyakit), pencegahan dan pengobatan penyakit infeksi, serta secara aktif melaksanakan tindakan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan lain maupun masyarakat.

Mikrobiologi klinik berperan pada semua tahap proses medis, mulai tahap pengkajian, tahap analisis dan penegakan diagnosis klinik, penyusunan rancangan intervensi medis, implementasi rancangan intervensi medis, sampai dengan tahap evaluasi, dan penetapan tindak lanjut.

Sayangnya, belum banyak dokter-dokter umum yang mau mendalami atau mengambil spesialisasi mikrobiologi klinik ini.

"Mikrobiologi klinik masih kurang diminati oleh dokter-dokter umum kita, padahal peranannya sangat penting, terlebih dengan banyaknya penyakit infeksi yang resisten antibiotika," ujar Dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR. PH, Menteri Kesehatan RI, dalam sambutannya membuka acara simposium '6th National Symposium of Indonesia Antimicrobials Resistance Watch (IARW-PAMKI) di Hotel Gran Melia, Jakarta, Sabtu (3/7/2010).

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Ahli Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI), Prof Dr Sam Suharto, SpMK, di Indonesia hanya ada sekitar 150 dokter spesialis mikrobiologi klinik.

"Fakultas kedokteran di Indonesia setiap tahun meluluskan 1.500 sampai 2.000 dokter umum, tapi kebanyakan dari mereka mangambil 4 spesialisasi yang memang banyak peminatnya, yaitu bedah, penyakit dalam, anak dan ginekologi (kandungan)," jelas Prof Dr Pratiwi Sudarmono, PhD, SpMK, Wakil Dekan FK UI.Next

Halaman 1 2
(mer/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit