detikhealth

Diltiazem

Sandika Dwi Putri - detikHealth
Senin, 05/07/2010 15:35 WIB
Diltiazem (dok. everydayhealth.com)
Jakarta, Deskripsi:
Diltiazem merupakan obat yang termasuk kelompok calcium channel blocker, atau yang dikenal sebagai benzothiazepine. Diltiazem ini bekerja dengan cara memperlambat konduksi elektrik di jantung, memperlambat kecepatan jantung, dan atau menormalkan irama jantung.

Indikasi:

Untuk mengobati tekanan darah tinggi, angina (kejang di dada yang biasanya disebabkan oleh kurangnya oksigen di jantung), dan beberapa gangguan irama jantung tertentu.

Dosis:
Pemberian reguler:
  1. Dosis diberikan melalui mulut (per oral) sebesar 30-60 mg, sebanyak 3-4 kali sehari.
  2. Boleh ditambah secara bertahap hingga 360 mg/hari melalui mulut (per oral) dengan dosis terpisah atau hingga 480 mg/hari, jika diperlukan.
Pemberian lanjutan:
Melalui mulut (per oral) 120-480 mg/hari, sebanyak 1 kali sehari atau 2 kali sehari.

Efek Samping:
  1. Efek CV (depresi dari fungsi kardiak, hipotensi, gagal jantung yang memburuk, edema, bradycardia); Efek GI (konstipasi); Efek CNS (sakit kepala, pening).
  2. HR mengatur kalsium antagonist (seperti Diltiazem, Gallopamil & Verapamil); penguraian AV, AV block, bradycardia & gangguan batang sinus.
  3. Interaksi singkat agen dihydropyridine harus dihindari karena memiliki potensi mempertinggi risiko memburuknya keadaan jantung.

Instruksi Khusus:
  1. Berkontra-indikasi pada pasien yang jelas-jelas mengalami kerugian gagal jantung, meskipun vasoselective dihydropyridine (seperti Amlodipine, Felodipine) dapat bertahan pada pasien penderita penurunan LVEF.
  2. HR yang mengatur kalsium antagonist berkontra-indikasi dengan pasien penderita bradycardia, gangguan batang sinus & AV nodal block.
(ir/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit