detikhealth
Konsultasi Kulit dan Kelamin
dr Eddy Karta SpKK

dr Eddy Karta SpKK, Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl. Diponegoro. 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp. 62-21-7262072.

Kulit Bentol Merah, Alergi atau Kaligata?

Jumat, 09/07/2010 13:03 WIB
Kulit Bentol Merah, Alergi atau Kaligata?Kaligata (dok.steadyhealth.com)
Dok, sudah hampir tiga bulan ini kulit saya sering merah-merah bentol kayak pulau-pulau. Seringnya terjadi kalau pagi, malam dan sore hari. Saya sudah ke dokter kulit dikasih bedak dan tablet, katanya untuk anti radang dan gatal. Kalau saya minum obatnya sembuh, tapi nanti kambuh lagi.

Nah, sekarang anak saya (3 tahun) yang kalau tidur malam dengan saya, mulai seperti saya. Kalau malam suka gatal-gatal, merah-merah, bentol kayak pulau-pulau juga, kalau habis dibedakin sembuh tapi besoknya muncul lagi.

Bagaimana penanganannya? Bahayakah kondisi ini? Apakah termasuk dalam katagori alergi? Mohon pencerahannya. Terimakasih.

Ari (Perempuan Menikah, 31 Tahun), arihar.yati@yahoo.com
Tinggi Badan 146 cm dan Berat Badan 47 kg


Jawaban

Salam Bu Ari,
Kondisi yang Anda alami sering disebut sebagai kaligata atau biduran, dengan bahasa kedokterannya adalah urtikaria. Penyakit ini umumnya timbul pada saat kondisi fisik tidak terlalu baik.

Kondisi ini bukan merupakan penyakit menular namun timbul karena ada reaksi berlebihan tubuh terhadap kondisi luar baik udara, debu, makanan, minuman, maupun agen fisik lain misalnya gesekan, tekanan pakaian, angin, sinar matahari, suhu panas ataupun dingin dan lain-lain.

Karena sebab yang sangat beragam maka perlu diketahui terlabih dahulu kondisi fisik Ibu Ari saat ini. Segala kondisi yang mengganggu kesehatan harus dikoreksi misalnya adanya infeksi kecil tersembunyi antara lain gigi berlubang, infeksi tonsil (amandel) dan lain-lain.

Untuk faktor makanan oleh karena sifatnya individual tidak sama untuk semua orang, maka Ibu Ari perlu mengingat-ingat riwayat konsumsi makanan sebelum timbulnya keluhan gatal tersebut. Jika didapati makanan khusus, maka makanan tersebut perlu dihindari.

Selama gatal perlu diingat untuk tidak menggaruk karena garukan dapat membuat reaksi radang semakin hebat dan rasa gatal semakin meluas. Saat gatal hebat ini obat antigatal (antihistamin) dapat diminum untuk meredakan gejala. Saat kondisi fisik membaik umumnya kondisi ini akan membaik pula.

Adapun untuk anak ibu yang juga menderita gatal yang sama mungkin kondisi sensitif yang diturunkan namun bukan karena penularan. Kemungkinan ada bahan atau material yang berada dalam kamar yang kemungkinan dapat menampung banyak debu sehingga mencetuskan reaksi gatal ini. Demikian semoga bermanfaat.

dr Eddy Karta SpKK

RS Cipto Mangunkusumo
Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan
Kulit dan Kelamin
Jl. Diponegoro. 71 Jakarta Pusat.

Edmo Clinic
Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp. 62-21-7262072.
(ir/ir)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit