detikhealth

Agar Tumbuh Kembang Anak Tak Terganggu

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 15/07/2010 17:20 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: child-development-guide)
Jakarta, Orangtua harus tanggap terhadap tumbuh kembang anak. Sedikit saja ada yang aneh pada perkembangan anak seharusnya jangan didiamkan. Terlambat mengetahui kelainan yang terjadi pada anak bisa berakibat fatal.

Dengan melakukan stimulasi, deteksi dan intervensi dini, orangtua dapat mengotimalkan pertumbuhan, perkembangan dan potensi sang buah hati.

Banyak sekali kasus kelainan tumbung kembang anak yang ditemukan pada semua lapisan masyarakat, baik orang yang mampu maupun kurang mampu. Misalnya, gizi kurang, kelambanan perkembangan, gangguan daya dengar dan lihat, gangguan mental emosional, autisme, hiperaktivitas dan gangguan pemusatan perhatian pada anak.

Sayangnya, kasus-kasus yang ditemukan sudah terlambat, bahkan amat terlambat. Hal ini berdampak negatif bagi masa depan anak, beban bagi orangtua dan juga hilangnya potensi tenaga kerja di masa depan.

Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2010, Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Pelayanan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) untuk 500 anak (dari semua lapisan masyarakat) usia 0-6 tahun dari 5 wilayah di Provinsi DKI Jakarta, pada tanggal 13-15 Juli 2010.

Pelayanan SDIDTK merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk deteksi dini:

  1. Pertumbuhan: status gizi normal, kurang-buruk, makro dan mikrocephali (pertumbuhan ukuran kepala abnormal).
  2. Perkembangan: kelambatan perkembangan, gangguan daya lihat dan daya dengar.
  3. Gangguan mental emosional
  4. Autisme
  5. Hiperaktivitas dan gangguan pemusatan perhatian

Menurut Dr Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, Ahli Tumbuh Kembang Anak dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, pemeriksaan pertumbuhan dilakukan dengan pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala.Next

Halaman 1 2
(mer/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit