
-
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 10:46 WIB
Tradisional dan Tak Masuk Akal, Tapi Mak Erot Tetap Disuka -
Rabu 23/05/2012 09:35 WIB
Seperti Apa Gejala Awal Kanker Anus? -
Rabu 23/05/2012 08:32 WIB
10 Cara Alami Mengatasi Serangan Semut -
Rabu 23/05/2012 10:18 WIB
Apa Bahayanya Bila Tak Punya Kantung Empedu? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Memberantas TBC dengan Utang
- Keok Karena Durian
- Bisakah Penyedap Rasa Mengurangi Risiko Hipertensi?
- Perempuan Berpayudara Terbesar di Dunia Berjuang untuk Hidup
- Bisul Perut
Info Penyakit :
- Amlodipine
- Cotrimoxazole 480 mg
- Aloclair Gel
Info Obat :
Benarkah Bir Bikin Perut Buncit?
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: alcoholic-info)
Ternyata tidak semua peminum bir memiliki perut yang buncit, karena kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain termasuk gaya hidup dan seberapa sering orang tersebut melakukan aktivitas fisik.
Salah satu faktor yang bisa membuat seseorang memiliki perut buncit adalah akibat asupan kalori yang terlalu banyak, sehingga mengubah ukuran pinggangnya. Kalori yang masuk ke dalam tubuh tersebut bisa berasal dari minuman bir, minuman manis atau porsi makanan besar yang dapat meningkatkan lemak di perut.
"Secara umum, konsumsi alkohol berhubungan dengan ukuran pinggang yang lebih besar. Karena saat orang minum bir, maka hati atau liver akan mengganti alkohol menjadi lemak," ujar Michael Jensen, MD, ahli endokrin dan peneliti obesitas dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, seperti dikutip dari WebMD, Jumat (16/7/2010).
Karena itu bir juga bisa disalahkan karena kalori dalam alkohol sangat mudah berlebihan. Sebuah bir bisa memiliki 150 kalori dan jika seseorang lebih sering berada dalam posisi duduk, maka akan sangat mudah bagi kalori tersebut untuk menumpuk di perut. Selain itu kalori dari makanan yang dikonsumsi bersamaan dengan bir juga berkontribusi terhadap penumpukan lemak di perut.
Saat seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak daripada yang dikeluarkannya, maka kelebihan kalori ini akan disimpan sebagai lemak. Untuk tempat penyimpanan lemak ini dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin dan juga hormon. Karena perempuan lebih banyak menyimpan lemak di lengan, paha, bokong serta perut, sedangkan untuk laki-laki lebih banyak menyimpannya di perut.
Lemak yang menumpuk di perut ini terkait dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi hingga penyakit kardiovaskuler. Karenanya konsumsi bir yang berlebihan tidak hanya mempengaruhi saraf-saraf di otaknya, tapi kalori yang terdapat di dalamnya bisa membuat seseorang memiliki perut bunc
(ver/ir)
BACA JUGA :









