
-
Rabu 23/05/2012 14:25 WIB
Masalah-masalah Kejantanan yang Bikin Pria Frustasi -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 13:18 WIB
Ramuan Tradisional Unik yang Konon Ampuh Bikin Perkasa -
Rabu 23/05/2012 13:46 WIB
Agar Tak Malu ke On Clinic, Pasien Tak Saling Ketemu Muka -
Rabu 23/05/2012 14:09 WIB
Takut Nikah Karena Terobsesi Seks dengan Bermacam Tipe Wanita - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Penyebab Orang Jadi Cengeng
- Suntik Botox Redam Emosi Negatif
- Sunat Bisa Selamatkan 4 Juta Pria Afrika dari Ancaman HIV
- Jika Tak Ingin Mandul, Jangan Remehkan Gondongan
- Benjolan pada Payudara
- Alzheimer
- Anemia
Info Penyakit :
- Acyclovir Liquid
- Cefadroxil Syrup
- Halcinonide
Info Obat :
Kerusakan Genetik Anak Fallujah Lebih Parah dari Hiroshima
Irna Gustia - detikHealth
Kelainan genetik anak Irak (bbc)
Jumlah anak yang menderita kanker, leukemia dan kematian bayi meningkat di penjuru kota Fallujah. Kota ini mengalami pertempuran yang sengit antara pasukan AS dan kelompok perlawanan Sunni di tahun 2004.
Anak-anak yang mengalami kerusakan genetik itu terlihat dari jari-jari yang tumbuh tidak sempurna, tidak punya lengan, cacat kaki hingga kondisi tubuh yang kekurangan gizi.
Dugaan adanya kelainan genetik ini sebenarnya sudah lama muncul tapi hanya sebatas isu. Kini laporan tersebut telah dikonfirmasi secara ilmiah dengan bukti yang benar bahwa cacat genetik akibat perang itu ada, seperti dilansir arabamericannews.com, Kamis (22/7/2010).
Hasil penelitian yang dilakukan Malak Hamdan dan Dr Chris Busby yang berjudul 'Cancer, Infant Mortality and Birth Sex-Ratio in Fallujah, Iraq 2005–2009' ini telah dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Studies and Public Health (IJERPH) yang berbasis di Basle, Swiss.
Laporan ini diharapkan bisa membuka mata masyarakat internasional untuk peduli terhadap anak-anak korban kerusakan genetik akibat perang.
Hasil survei menunjukkan dalam 5 tahun setelah serangan pasukan sekutu yang dipimpin AS pada tahun 2004 terjadi kenaikan kasus kanker 4 kali lipat. Menariknya kanker yang dialami di Fallujah ini mirip dengan korban selamat bom Hiroshima yang terpapar radiasi uranium.
Kasus kanker darah atau leukemia meningkat 38 kali, kanker payudara meningkat 10 kali selain juga terjadi peningkatan penyakit limfoma dan tumor otak pada orang dewasa.
Peningkatan kanker juga terjadi pada anak-anak usia 0-14 tahun dalam 5 tahun masa perang. Kemudian terjadi angka kematian bayi 80 dari 1.000 kelahiran. Angka ini lebih tinggi dibanding negara tetangga seperti Mesir dengan 19 kematian bayi, Yordania 17 kematian bayi dan kuwait 9,7 kematian bayi dalam setiap 1.000 kelahiran.
Rasio kelahiran jenis kelamin juga ikut berpengaruh. Jika sebelum tahun 2004 angka kelahiran anak lelaki 1.050 dan perempuan 1.000, setelah konflik menjadi 860 kelahiran anak laki dan 1.000 anak perempuan.
Berkurangnya jumlah kelahiran anak laki-laki ini terkait dengan kerusakan genetik. Perempuan memiliki kromosom X yang lebih banyak (XX) karena itu masih bisa bertahan jika salah satu kromosomnya rusak, sedangkan anak laki-laki tidak (XY).
Dr Busby yang juga profesor di University of Ulster mengatakan apa yang terjadi di Fallujah sangat mengejutkan. Menurutnya, efek negatif yang serius seperti itu menunjukkan ada paparan mutagenic yang sangat besar. Apakah itu berupa paparan uranium, menurut Dr Busby harus dilakukan penelitian lebih lanj
(ir/up)
BACA JUGA :









