
-
Rabu 23/05/2012 14:25 WIB
Masalah-masalah Kejantanan yang Bikin Pria Frustasi -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 15:00 WIB
Mitos Lebih Dipercaya, Dimana sang Pencerah Seks? -
Rabu 23/05/2012 13:18 WIB
Ramuan Tradisional Unik yang Konon Ampuh Bikin Perkasa -
Rabu 23/05/2012 13:46 WIB
Agar Tak Malu ke On Clinic, Pasien Tak Saling Ketemu Muka - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsuko
Senin, 02/08/2010 15:34 WIB
(dok. pharmaceutical-technology.com)Jakarta, Deskripsi:
Rosuvastatin adalah grup obat yang disebut HMG CoA reductase inhibitors, atau "statins". Lovastatin mengurangi kadar kolesterol "jahat" (low-density lipoprotein, atau LDL) dan triglycerides dalam darah, sementara meningkatkan kadar kolesterol "baik" (high-density lipoprotein, atau HDL). Rosuvastatin digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak yang minimal berusia 10 tahun.
Indikasi:
Untuk mengurangi kolesterol dan triglycerides (jenis lemak) dalam darah, dan juga digunakan untuk menurunkan risiko stroke, serangan jantung, atau komplikasi jantung lainnya pada penderita diabetes, penyakit atau faktor rissiko lainnya.
Dosis:
Efek Samping:
Instruksi Khusus:
Rosuvastatin
Sandika Dwi Putri - detikHealth
(dok. pharmaceutical-technology.com)
Rosuvastatin adalah grup obat yang disebut HMG CoA reductase inhibitors, atau "statins". Lovastatin mengurangi kadar kolesterol "jahat" (low-density lipoprotein, atau LDL) dan triglycerides dalam darah, sementara meningkatkan kadar kolesterol "baik" (high-density lipoprotein, atau HDL). Rosuvastatin digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak yang minimal berusia 10 tahun.
Indikasi:
Untuk mengurangi kolesterol dan triglycerides (jenis lemak) dalam darah, dan juga digunakan untuk menurunkan risiko stroke, serangan jantung, atau komplikasi jantung lainnya pada penderita diabetes, penyakit atau faktor rissiko lainnya.
Dosis:
- Dosis awal: 10 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
- Boleh ditingkatkan hingga 20 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari, setelah 4 minggu.
- Untuk penyakit hypercholesterolemia utama, dyslipidemia campuran, isolated hypertriglyceridemia, dan untuk memperlambat proses atherosclerosis: Mulai dengan dosis 10 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
- Untuk penyakit Homozygous familial hypercholesterolemia dan Heterozygous familial hypercholesterolemia: Mulai dengan dosis 20 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
- Untuk pasien dengan hypercholesterolemia akut yang memiliki risiko CV yang tinggi: Hingga 40 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari.
- Dalam kasus di mana dosis lebih besar dari 20 mg ditemukan, permulaan terapi harus di bawah pengawasan ahli terdekat.
Efek Samping:
- Efek muskoskeletal (myalgia, arthralgia, kram otot); Efek GI (diare, sakit di bagian perut, flatulence); ruam, sakit kepala.
- Terjadinya myopathy dan biasanya dihubungkan dengan dosis tinggi ketika statin dikombinasikan dengan nicotinic acid (niacin) atau fibrate, pada pasien dengan kerusakan hati atau ginjal, infeksi serius, hipotiroidisme, dan pada pasien usia lanjut. Terjadinya rhabdomyolysis, namun agak jarang. Sarankan pasien untuk segera berkonsultasi dengan dokter, jika tanda-tanda penyakit otot yang mengarah pada myopathy terjadi (khususnya jika disertai oleh demam dan rasa tidak enak badan).
Instruksi Khusus:
- Dosis harus berdasarakan pada riwayat lipoprotein pasien.
- Peningkatan dosis harus selesai dalam jarak 4 minggu, sesuai dengan respon pasien hingga tingkat lipoprotein yang diinginkan tercapai.
- Tidak boleh digunakan pada pasien dengan penyakit liver (hati) kronis.
- Sebelumnya, fungsi liver (hati) harus dites, setelah 6-12 minggu menjalani terapi dan dengan peningkatan dosis mana
(ir/ir)
BACA JUGA :









