detikhealth
Konsultasi Kesehatan Bersama
Dr Aditya Suryansyah Sp. A

Dr Aditya Suryansyah Sp A adalah dokter spesialis anak yang berpraktik di RSAB Harapan Kita Jakarta dan RSIA Buah Hati Ciputat. (Periode konsultasi: 7 Juli 2009 hingga Maret 2013)

Bagaimana Mengatasi Anak yang Susah Makan?

Vera Farah Bararah - detikHealth
Rabu, 04/08/2010 14:47 WIB
ilustrasi (Foto: askamum)
Jakarta, Selamat sore Dok, putri saya usia 17 bulan susah sekali makannya dan hanya minum ASI saja. Saya sudah pernah konsultasikan dengan dokter anak dan disarankan untuk mencoba beli vitamin nafsu makan. Tetapi masih tetap saja susah makan kalau makan hanya 1-2 sendok saja sehingga berat badannya turun. Apa yang harus dilakukan agar anak saya mau makan? Terimakasih.

Ardita (Perempuan Menikah, 28 Tahun), cleoniwirasosialisman@ymail.com
Tinggi Badan 183 cm dan Berat Badan 80 kg.


Jawaban

Anak usia 17 bulan hendaknya sudah mengonsumsi nasi. Bila anak hanya diberikan ASI dan makan 1-2 suap, tentu saja gizinya sangat kurang sekali. Sayang ibu tidak memberikan data tinggi badan dan berat badan agar dapat diketahui bagaimana status gizinya.

Perlu diketahui bahwa arti 'makan' itu bukan berarti harus nasi, tapi sumber karbohidrat boleh diganti dengan roti, mie atau biskuit. Sedangkan pemberian vitamin tidak menjamin bisa meningkatkan napsu makan anak. Karena vitamin merupakan katalisator yang mempermudah penyerapan makanan, jadi bukan untuk meningkatkan napsu makan. Bila asupan makanan cukup, maka pemberian vitamin baru berperan. Satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah tidak ada vitamin napsu makan.

Kegiatan makan merupakan salah satu perilaku, jadi pemberian makanan pada anak juga harus dilatih. Hal ini karena selera dan daya tampung makan dari masing-masing anak berbeda-beda. Selain itu untuk menghitung apakah makannya sudah cukup atau belum bukan berdasarkan jumlah total makanan dari setiap makan, tetapi total konsumsi makanan dalam sehari. Jadi anak boleh saja makan sedikit, tapi frekuensinya harus sering.

Orangtua memiliki peran penting dalam meningkatkan selera makan anak. Karenanya jangan memaksa memberi makan anak dengan porsi besar dalam sekali makan, tapi berilah porsi kecil yang dilakukan berulang. Jumlah makan bukan harus 3 kali sehari, namun boleh lebih dari itu.

Hal lainnya adalah jangan terlalu cepat mengganti menu makanan atau terlalu lama memberikan menu makanan yang sama. Buatlah suasana nyaman saat anak makan, dan tak ada salahnya untuk memberi pujian bila anak menyelesaikan makanannya.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita , Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.
(ver/ver)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit