detikhealth

Daging Ikan Paus Mengandung Banyak Merkuri

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Senin, 30/08/2010 13:20 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Faroes, Hati-hati buat pecinta daging ikan paus. Ikan paus memiliki tingkat merkuri dan PCB (bahan kimia sejenis pestisida) yang sangat tinggi dalam daging dan lemaknya.

Koalisi dari aktivis pecinta lingkungan internasional mendesak WHO menerbitkan pedoman tentang keamanan daging paus. Kelompok ini mengatakan bahwa daging ikan paus sangat terkontaminasi merkuri dan tidak boleh dimakan.

Diharapkan dengan adanya pedoman dari WHO, keinginan orang untuk makan ikan paus berkurang sehingga bisa ikut mengurangi aksi perburuan ikan paus.

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivis anti perburuan ikan paus telah menyusun surat untuk meyakinkan WHO agar bertindak, terutama mencoba menarik perhatian pada masalah konsumsi daging ikan paus kecil dan lumba-lumba.

Ikan paus memiliki tingkat tertinggi merkuri berbahaya yang terakumulasi dalam rantai makanan. Cetacean kecil, seperti paus pilot dan lumba-lumba, yang cenderung suka berenang di permukaan laut mengandung banyak senyawa beracun yang terakumulasi dalam jaringan.

Saat ini, WHO tidak memiliki pedoman tentang konsumsi daging ikan paus, tapi pada website-nya dicantumkan merkuri sebagai salah satu dari 10 bahan kimia yang menjadi masalah utama pada kesehatan masyarakat.

"Memang benar bahwa paus pilot memiliki tingkat merkuri dan PCB (bahan kimia sejenis pestisida) yang sangat tinggi dan daging dan lemaknya, hal tersebut dinyatakan sejak tahun 1998," ujar Kate Sanderson, direktur Departemen Lingkungan Laut dan Departemen Luar Negeri Faroes, Atlantik Utara-Timur, seperti dilansir dari BBCNews, Senin (30/8/2010).Next

Halaman 1 2
(mer/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit