
-
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 19:33 WIB
Latihan untuk Pria Agar Bisa Orgasme Berkali-kali -
Selasa 22/05/2012 19:07 WIB
Serangan Stroke Tak Bisa Ditangani Sendiri, Segera ke Rumah Sakit -
Selasa 22/05/2012 18:27 WIB
Istri Keluarkan Banyak Cairan Saat Bercinta, Wajarkah? -
Selasa 22/05/2012 18:32 WIB
Aksi CSR Rokok Hanya untuk Cari Muka - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 471.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- 400 Murid Sekolah di Jakarta Jadi Duta AIDS
- Pengidap HIV Pilih Merahasiakan Statusnya pada Pasangan
- Kampanye Kondom Wanita Dikeluhkan
- Penonton Piala Dunia di Afsel Dianjurkan Tes HIV
- Jumlah Kematian dan Penderita Baru HIV Tak Lagi Melonjak Besar
- Bintik-bintik Hitam
- Beser
- Bintik Biru Mongolia
Info Penyakit :
- Adenosine
- Benfluorex
- Cetirizine 10 mg
Info Obat :
Agar Penderita HIV AIDS Panjang Umur
Vera Farah Bararah - detikHealth
Ilustrasi (Foto: allianz)
Pada kebanyakan kasus memang setelah dinyatakan positif terkena HIV ada masa 5-10 tahun virus ini benar-benar bisa 'melumpuhkan' penderitanya. Tapi banyak pula penderita HIV AIDS yang bisa berumur panjang.
Caranya selain melakukan terapi ARV (Antiretroviral) seumur hidup dan tepat waktu juga melalui asupan gizi yang baik dan tepat.
"Asupan gizi yang baik pada ODHA bisa membantu tubuh untuk membangun sel kekebalan tubuh yang dikenal dengan sel CD4," ujar Dr Paul F Matulessy MN, PGK, DSpGK dalam acara temu media dan buka bersama Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Gizi terdiri dari dua jenis yaitu kelompok makro nutrien yang terdiri dari karbohidrat, protein dan juga lemak. Dan satu lagi kelompok mikro nutrien yang terdiri dari vitamin, mineral dan air.
Setiap makronutrien yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi kalori, misalnya 1 gram karbohidrat dan protein akan menghasilkan 4 kalori, sedangkan 1 gram lemak menghasilkan 9 kalori.
Dr Paul menuturkan bahwa ODHA tidak meninggal karena virus yang ada di tubuhnya, melainkan karena adanya IO (infeksi opportunitis).
IO ini akan muncul jika seseorang memiliki nilai CD4 yang rendah, sehingga salah satu cara untuk mencegah IO atau menjaga kekebalan tubuhnya adalah dengan mengonsumsi asupan gizi yang baik.
IO sendiri adalah infeksi-infeksi yang sebenarnya tidak membuat seseorang sakit, atau pada orang yang sehat infeksi ini mungkin tidak berbahaya. Tapi bagi ODHA infeksi-infeksi ini bisa berbahaya dan IO bisa membuat status gizi seorang ODHA menjadi semakin rendah.
Pada ODHA, jika asupan gizinya baik maka akan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk membangun kembali CD4 sehingga sistem kekebalan tubuhnya akan meningkat.
Nilai CD4 yang tinggi akan membuat seorang ODHA sehat dan tidak terlihat seperti orang yang sakit. Selain itu dengan nilai CD4 yang tinggi akan membuatnya terhindar dari IO.
"Asupan kalori pada ODHA berbeda dengan orang sehat, terutama jika ia memiliki IO. Karena setiap 1 IO yang dimilikinya, maka ia harus menambahkan 5-10 persen dari asupan kalori yang dibutuhkannya dalam satu hari," ungkap dokter spesialis gizi klinis di RS UKI.
Dr Paul menuturkan gabungan antara penggunaan ARV yang teratur dan tepat waktu dengan asupan gizi yang baik harus dilakukan terus menerus. Karena ARV akan mencegah virus masuk ke dalam sel CD4 sedangkan makanan bergizi akan membantu tubuh membentuk CD4 lebih banyak.
Sementara itu dr Aritha Herawati selaku Kepala Bidang Terapi rehabilitasi di KPA Provinsi DKI Jakarta menuturkan ada 5 prinsip ODHA, yaitu:
- Mengubah perilakunya menjadi lebih baik, seperti kurangi begadang dan berhenti merokok.
- Mengubah pola makan yaitu dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.
- Mengonsumsi ARV secara teratur dan tepat waktu.
- Melakukan penanganan terhadap infeksi dengan baik, jika menemukan adanya infeksi maka segera berobat.
- Dukungan dari keluarga dan juga masyarakat sekitar, dalam hal ini masyarakat harus mengerti dan mensupport ODHA sehingga tidak perlu ada sti
(ver/ir)
BACA JUGA :









