detikhealth

Septic Tank Harus Dilapisi Semen Agar Tak Cemari Air Tanah

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 02/09/2010 15:17 WIB
Foto: thinkstock
Jakarta, Agar tidak cepat penuh, septic tank sering dibuat tanpa dilapisi batu atau semen. Cara ini salah, sebab tidak hanya akan mencemari air tanah tetapi juga membuat proses penguraian tinja secara anaerob terhambat.

Di permukiman padat, septic tank yang tidak dilapisi jelas berbahaya karena dapat mencemari air tanah. Dengan luas lahan yang terbatas, orang-orang cenderung membuat septic tank tidak jauh dari sumur yang menjadi sumber air minum.

Padahal, berbagai jenis bakteri patogen (penyebab penyakit) mampu menembus tanah secara menyamping sejauh kurang lebih 7 meter. Jangkauan tersebut bisa bervariasi tergantung porositas atau kemampuan tanah menyerap cairan.

Hal ini diungkap oleh Dr Budi Haryanto, MKM, MSc saat berbicara dalam diskusi media 'Waspadai Ancaman di Balik Air Minum Anda' yang digelar PT Unilever Indonesia di restoran The Apartement, Kuningan, Jakarta, Kamis (2/9/2010).

"Di desa-desa, jarak septic tank dianjurkan tidak kurang dari 10 meter. Dalam jarak tersebut, septic tank masih aman tanpa perlu dilapisi. Namun di perkotaan, jarang ada lahan seluas itu," ungkap Dr Budi.

Selain dapat mencemari air tanah, Dr Budi mengatakan bahwa secara teori septic tank yang tidak dilapisi semen justru tidak dibenarkan. Penguraian tinja oleh bakteri anaerob (tanpa oksigen) membutuhkan lingkungan yang kedap, sehingga septic tank harus tertutup dan diberi lapisan semen di semua sisi.

Namun bukan septic tank saja yang harus diberi lapisan semen. Sumber air, terutama sumur yang digali harus dilapisi hingga semen minimal hingga kedalaman 3 meter untuk mencegah kontaminasi bakteri.

"Secara vertikal, jangkauan bakteri patogen juga punya keterbatasan. Rata-rata hingga kedalaman 2,75 meter. Jika dalam waktu 3 hari tidak menemukan sumber air, biasanya bakteri akan mati sebelum mencapai kedalaman 3 meter," tambah Dr Budi.

Bagaimana dengan sumur bor, apakah juga harus dilapisi?

Menurut Dr Budi, biasanya sumur bor sudah dilengkapi pipa hingga kedalaman 3 meter. Selebihnya tidak menjadi masalah, karena bakteri jarang bisa menjangkau kedalaman lebih dari itu.

(up/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit